Arab Saudi Tundukkan Uruguay Melalui Gol Tunggal Abdulelah Al-Amri
Tim nasional Arab Saudi secara mengejutkan berhasil menundukkan Uruguay dengan skor 1-0 dalam laga putaran pertama babak penyisihan Grup H Piala Dunia 2026 di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat, pada Selasa, 16 Juni 2026 pagi WIB.
Gol tunggal kemenangan skuad berjuluk Al-Akhdar tersebut dicetak oleh bek Abdulelah Al-Amri pada menit ke-41 memanfaatkan bola muntah di depan gawang, setelah sundulan Hassan Al-Tambakti dari situasi sepak pojok sempat ditepis oleh Fernando Muslera.
Dilansir dari bola.kompas.com, pertandingan berjalan ketat sejak awal babak pertama dengan duel impresif antara penjaga gawang kedua tim, di mana Mohammed Al-Owais berulang kali mematahkan peluang emas Uruguay yang didapat melalui Federico Vinas dan Maxi Araujo.
Penampilan gemilang Al-Owais di bawah mistar gawang tersebut mengulang memori performa apiknya pada Piala Dunia 2022 lalu saat membantu Arab Saudi meraih kemenangan bersejarah atas Argentina, menurut laporan goal.com.
Sebelum pertandingan berlangsung, gelandang Arab Saudi Mohammed Kanno sempat menyatakan ambisi besar timnya yang tidak hanya ingin sekadar berpartisipasi dalam turnamen akbar ini.
"Kami berupaya mengharumkan nama sepak bola Saudi di Piala Dunia, dan kami menyadari besarnya tanggung jawab yang diemban. Hasil imbang Spanyol melawan Cape Verde sama sekali tidak mengganggu kami; fokus kami sepenuhnya pada diri kami sendiri dan menampilkan yang terbaik di lapangan." kata Mohammed Kanno, Gelandang Timnas Arab Saudi.
Kanno juga menegaskan bahwa seluruh penggawa tim menghormati kapasitas Uruguay namun tetap membidik hasil maksimal demi mengamankan tiket kelolosan dari fase grup.
"Uruguay adalah tim besar yang memiliki pengalaman dan kemampuan tinggi, tetapi kami percaya pada kemampuan kami dan bermain untuk menang, bukan sekadar tampil terhormat. Tujuan kami adalah meraih awal yang kuat untuk meningkatkan peluang kami lolos." tambah Mohammed Kanno, Gelandang Timnas Arab Saudi.
Ia mengakhiri pernyataannya dengan memberikan pesan khusus terkait kehadiran para pendukung di stadion.
"Kami membutuhkan dukungan penonton Saudi pada tahap ini, kehadiran mereka memberi kami dorongan besar di lapangan, dan kami berjanji kepada mereka bahwa kami akan berjuang hingga menit terakhir demi meraih hasil positif." ujar Mohammed Kanno, Gelandang Timnas Arab Saudi.
Kekhawatiran mengenai lini pertahanan Arab Saudi sebenarnya sempat dilontarkan oleh mantan penjaga gawang legendaris mereka menjelang laga dimulai.
"Ini akan menjadi pertandingan yang sulit tanpa diragukan lagi, dan saya yakin tim nasional Saudi akan mampu menanggung tanggung jawab tersebut." ucap Mohammed Al-Deayea, Mantan Penjaga Gawang Timnas Arab Saudi.
Al-Deayea secara spesifik meminta perhatian lebih dari sektor penjaga gawang untuk mengantisipasi skema bola udara dari lawan.
"Saya hanya khawatir dengan tim kami terkait umpan silang, karena para pemain sering mengalami masalah dalam penempatan posisi, dan saya meminta kiper kami, Mohammed Al-Owais, untuk tetap fokus." tutur Mohammed Al-Deayea, Mantan Penjaga Gawang Timnas Arab Saudi.
Dalam kesempatan yang sama, ia memberikan pujian tinggi kepada kiper timnas Maroko yang merumput di kompetisi Arab Saudi setelah laga internasional lainnya.
"Dia adalah bintang yang luar biasa dan istimewa, dan berhasil membawa negaranya menang atas Brasil." sebut Mohammed Al-Deayea, Mantan Penjaga Gawang Timnas Arab Saudi.
Menurut pandangannya, penjaga gawang Maroko tersebut merupakan yang terbaik saat ini berkat konsistensi performanya.
"Menurut saya, Yassine Bounou adalah kiper terbaik di dunia, dia tampil luar biasa saat melawan Brasil." kata Mohammed Al-Deayea, Mantan Penjaga Gawang Timnas Arab Saudi.
Sementara itu, dari kubu Uruguay, bek veteran José María Giménez sempat memberikan keterangan pers mengenai spekulasi masa depannya di level klub bersama Atletico Madrid menjelang laga debut.
"Still have 2 more years of contract with Atleti, I didn't talk to the club formally, whatever they decide I'll be willing to listen to them. What they decide, I will transmit it." kata José María Giménez, Bek Timnas Uruguay.
Giménez yang kini mengapresiasi perjalanan kariernya juga merefleksikan perasaannya yang telah mengoleksi hampir seratus penampilan bersama La Celeste.
"Pensar en los 99 partidos que ya jugué me llena el pecho de orgullo. Me acuerdo y agradezco siempre a mi familia y a todos aquellos que me rodearon y que me ayudaron en las mil caídas que he tenido." aku José María Giménez, Bek Timnas Uruguay.
Ia menyadari adanya perubahan besar dalam kedewasaan bermain dan cara mengelola ego di dalam skuad dari tahun ke tahun.
"He cambiado mucho, primero entendiendo el lugar que ocupa cuando le toca estar y, segundo, en el manejo interno del ego que todo jugador tiene. Sumar desde el lugar que le toca aportar es lo que más aprendí en todos estos años de trayectoria." jelas José María Giménez, Bek Timnas Uruguay.
Menghadapi banyaknya materi pemain muda dalam masa transisi generasi di tim Uruguay saat ini, Giménez mencoba membagikan ketenangan kepada rekan-rekannya.
"Transmitir tranquilidad, uno sabe que estamos viviendo esta competencia desde hace tiempo, incluso antes de que llegáramos a Uruguay. Cuando se acerca el momento de la verdad aparecen las mariposas en el estómago y más en un Mundial." ungkap José María Giménez, Bek Timnas Uruguay.
Meskipun penuh tekanan, ia mengingatkan rekan setimnya bahwa esensi dari turnamen ini tetaplah sebuah pertandingan sepak bola biasa.
"Hay que intentar tener calma, que no es más que un partido de fútbol. Ponerse esta camiseta es una responsabilidad y un orgullo tremendo, pero no deja de ser un partido de fútbol, de algo que venimos haciendo desde niños." imbau José María Giménez, Bek Timnas Uruguay.
Melihat kesiapan skuad yang dibawa oleh pelatih Marcelo Bielsa, Giménez merasa timnya memiliki fondasi yang cukup kuat untuk melangkah jauh.
"Es un recambio generacional que se viene trabajando desde hace tiempo, que tiene mucho rodaje junto. Hay muchos chicos jóvenes que se han metido en este último proceso y hemos afrontado muchas fechas FIFA juntos, hemos crecido. Creo que Uruguay tiene un equipo como para estar a la altura y soñar." papar José María Giménez, Bek Timnas Uruguay.
Sebelum sepak mula dilakukan, ia sudah memprediksi bahwa Arab Saudi akan memberikan perlawanan yang sangat sengit karena perkembangan pesat kompetisi domestik mereka.
"Todos los partidos son muy importantes, pero me imagino un partido muy intenso, por ser el primero y porque los dos van a querer sumar. Un duelo de mucho detalle, en el que la emotion va a estar a flor de piel y eso no nos puede afectar de forma negativa, sino que tiene que influir de forma positiva" urai José María Giménez, Bek Timnas Uruguay.
Ia juga memuji kualitas individu para pemain Arab Saudi yang dinilainya sudah terbiasa bermain dalam tekanan kompetisi tingkat tinggi.
"Arabia va a ser muy duro, es un equipo que ha crecido mucho, con una liga que ha crecido de forma impresionante" tambah José María Giménez, Bek Timnas Uruguay.
Kendati demikian, Giménez menegaskan bahwa identitas sepak bola Uruguay dan mentalitas juara yang mereka miliki harus menjadi pembeda.
"Tiene jugadores que se han adaptado a jugar a un nivel muy alto" puji José María Giménez, Bek Timnas Uruguay.
Ia pun mengingat kembali impian masa kecilnya yang menjadi motivasi terbesar untuk terus tampil di ajang internasional.
"Nosotros somos Uruguay, sabemos el escudo que llevamos en el pecho y lo que tenemos que hacer para sacar el partido adelante. El gen competitivo lo tenemos, las ganas las tenemos." tegas José María Giménez, Bek Timnas Uruguay.
Baginya, tolok ukur kesuksesan dalam turnamen ini adalah perjuangan maksimal hingga kompetisi berakhir tanpa ada penyesalan.
"Cuando era chico soñaba con jugar un Mundial, una Copa América, ponerme la camiseta de la selección. Ese niño me enseñó que los sueños están para cumplirse" kenang José María Giménez, Bek Timnas Uruguay.
Di sisi lain, pelatih kepala Marcelo Bielsa memberikan sanjungan terhadap kualitas gelandang andalannya, Federico Valverde, serta gaya bermain tim nasional Spanyol yang berada di grup yang sama.
"Hacer un buen Mundial es llegar lo más lejos posible y soñar en grande, pero cuando termine que nos miremos a la cara y sepamos que dejamos todo." tutup José María Giménez, Bek Timnas Uruguay.
Bielsa mengagumi bagaimana filosofi permainan Spanyol diterapkan secara konsisten oleh pelatih mereka.
"Es admirable el estilo de juego de España, tiene grandes jugadores, el entrenador es decisivo en el estilo con el que juega el equipo." puji Marcelo Bielsa, Pelatih Timnas Uruguay.
Ia juga menyoroti dampak instan yang diberikan oleh Valverde sejak pertama kali bergabung ke dalam skuad asuhannya.
"Desde que se incorporó con nosotros, instantáneamente la influencia de su juego y de sus enormes recursos se vieron reflejadas en nuestro equipos." pungkas Marcelo Bielsa, Pelatih Timnas Uruguay.
Dengan hasil pertandingan ini, Arab Saudi sementara memimpin perolehan poin di Grup H, sementara Uruguay harus bersiap melakoni laga krusial berikutnya melawan Cape Verde.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
1
Dislike -
3
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow