Lamine Yamal Ungkap Penyesalan Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Pemain sayap tim nasional Spanyol, Lamine Yamal, mengungkapkan rasa frustrasi atas performa pribadinya di Piala Dunia 2026 meski berhasil membawa timnya merengkuh gelar juara dunia usai menundukkan Argentina 1-0 pada partai final, Senin (14/9/2026).

Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, gelar ini menjadi trofi internasional kedua Yamal bersama La Furia Roja setelah sebelumnya memenangkan Euro 2024. Namun, kontribusinya kali ini dinilai tak sementereng saat ia menyabet gelar pemain muda terbaik dua tahun lalu.

Meskipun selalu diturunkan sepanjang turnamen dari fase grup, Yamal hanya menyumbangkan satu gol dan satu assist. Masalah cedera paha yang dialaminya dua bulan sebelum turnamen dimulai membuat pemain muda tersebut tampil lebih hati-hati untuk mencegah cederanya kambuh.

"Saya tidak senang setelah menjuarai Piala Dunia. Saya rasa cedera jadi faktornya, tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa soal itu, karena saya tahu jika Piala Dunia datang di waktu berbeda, saya tentu akan tampil begitu juga karena saya baru balik dari cedera," ujar Yamal.

Ia menambahkan bahwa perubahan gayanya di lapangan tetap memberikan dampak taktis bagi tim, terutama dalam memecah fokus pertahanan lawan.

"Saya rasa hal itu yang tidak dilihat orang-orang, ketika saya punya peran untuk menarik banyak lawan. Itu luar biasa kok," sambung Yamal.

Terlepas dari pencapaian kolektif Spanyol, Yamal menegaskan standar pribadinya tetap belum terpenuhi selama turnamen berlangsung.

"Tapi saya tidak puas dengan performa saya karena saya tahu pemain lain pasti puas jika tampil seperti saya di Piala Dunia lalu. Tapi, kalau sih saya belum puas," kata Yamal.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed