Argentina Siapkan Rotasi Pemain Hadapi Austria di Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Argentina mempersiapkan strategi dan rotasi pemain menjelang pertandingan kedua Grup J Piala Dunia 2026 melawan Austria di Stadion AT&T Dallas, setelah mengantongi kemenangan pada laga perdana yang dilaporkan pada Kamis, 18 Juni 2026.

Dilansir dari misionesonline.net, pelatih Argentina Lionel Scaloni mempertimbangkan untuk menurunkan kembali Nahuel Molina dan Julián Álvarez sebagai starter setelah keduanya pulih dari kendala fisik. Langkah ini diambil usai Albiceleste menang telak 3-0 atas Aljazair, di mana posisi bek kiri sementara diisi oleh Facundo Medina karena Nicolás Tagliafico sedang dalam masa pemulihan cedera otot kaki kiri.

Di kubu lawan, Austria juga menderita kekhawatiran akibat cedera yang dialami bek Stefan Posch menurut laporan eldia.com. Meski demikian, tim asuhan Ralf Rangnick tersebut bermodalkan kemenangan 3-1 atas Yordania dan kini berada di posisi kedua klasemen grup di bawah Argentina.

Pelatih Austria, Ralf Rangnick, memberikan analisis mendalam mengenai kekuatan taktis tim Amerika Selatan tersebut yang dinilainya memiliki kedalaman skuad merata.

"Vimos la calidad que tiene Argentina. Son un equipo clásico que basa su juego en la posesión del balón" ujar Ralf Rangnick, Pelatih Austria.

Rangnick menegaskan bahwa hasil positif di laga awal menjadi fondasi penting sebelum menghadapi ujian berat dari sang juara bertahan.

"Hemos tenido un buen comienzo y ahora empezaremos a prepararnos para Argentina. Es un gran paso" kata Ralf Rangnick, Pelatih Austria.

Kemenangan Austria atas Yordania sebelumnya ditentukan oleh gol Romano Schmid, gol bunuh diri Yazan Al-Arab, serta kontribusi Marko Arnautovic. Rangnick mengakui performa tim lawan sempat menyulitkan barisan pertahanan skuadnya.

"Esperaba a una Jordania fuerte, pero jugaron incluso mejor de lo que preveíamos… Fue un trabajo extremadamente duro" ujar Ralf Rangnick, Pelatih Austria.

Kapten kesebelasan Austria, David Alaba, turut menyampaikan pandangannya mengenai ketatnya atmosfer kompetisi di putaran final turnamen ini.

"Queríamos ganar el primer partido para tener un buen comienzo y lo conseguimos. Aquí no hay rival fácil" kata David Alaba, Kapten Austria.

Pertandingan krusial ini akan menjadi penentu bagi kedua tim yang sama-sama telah mengoleksi tiga poin untuk mengamankan tiket menuju babak 32 besar.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed