Arsenal Pertahankan Martin Zubimendi di Tengah Spekulasi Transfer
Manajemen Arsenal memutuskan untuk mempertahankan gelandang Martín Zubimendi dan menolak segala opsi penjualan maupun peminjaman pada bursa transfer musim panas ini. Langkah tersebut diambil usai pemain asal Spanyol itu hanya menjadi pemain pengganti dalam dua laga awal musim.
Zubimendi mengawali musim dari bangku cadangan saat Arsenal menghadapi Manchester City di Community Shield dan Coventry City pada laga pembuka Liga Premier. Situasi ini memicu rumor ketertarikan dari klub Spanyol, namun kubu London Utara menegaskan posisi sang pemain tetap aman.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan bahwa perubahan peran Zubimendi merupakan bagian dari rencana rotasi dan pengelolaan beban kerja pemain. Arteta ingin menjaga kebugaran sang gelandang agar tidak mengalami kelelahan seperti pada akhir musim sebelumnya.
"Dia adalah pemain yang sangat penting bagi kami," kata Mikel Arteta, Pelatih Arsenal.
Pendekatan rotasi ini diterapkan agar stamina para pemain utama tetap terjaga sepanjang kompetisi yang padat.
"Kami tidak boleh membiarkan hal itu terjadi lagi dan kemudian, ketika mencapai fase akhir musim, dia telah memainkan 55 pertandingan. Kami tidak bisa membiarkan ini terjadi lagi. Dia sekarang harus berpikir tentang bagaimana meningkatkan levelnya untuk mengulangi apa yang dia lakukan tahun lalu, tetapi selama 11 bulan. Itu saja," kata Mikel Arteta, Pelatih Arsenal.
Pengawasan fisik pemain menjadi fokus utama tim pelatih setelah melihat intensitas pertandingan yang tinggi pada musim lalu.
"Kadang-kadang, dia terlalu menuntut dirinya sendiri," kata Mikel Arteta, Pelatih Arsenal.
Meskipun sempat mengalami penurunan kondisi fisik menjelang akhir musim lalu, Arteta menilai kontribusi perdana gelandang tersebut di Liga Premier tetap tergolong memuaskan.
"Musim yang dia jalani sungguh luar biasa. Saya bisa memberikan banyak contoh pemain tingkat tinggi yang tiba di liga ini dan menemukan kesulitan di tahun pertama mereka. Tapi musim Zubimendi sangat mengesankan," kata Mikel Arteta, Pelatih Arsenal.
Persaingan di lini tengah Arsenal semakin ketat seiring hadirnya Bruno Guimaraes dan berkembangnya penampilan pemain muda Lewis-Skelly. Kendati demikian, Arteta menyebutkan beban tanding yang tinggi pada musim lalu menjadi penyebab utama penurunan kondisi fisik sang pemain menjelang laga-laga krusial.
"Dia belum pernah memainkan volume pertandingan sebanyak ini dan sampai pada titik yang menempatkannya dalam situasi sulit," kata Mikel Arteta, Pelatih Arsenal.
Pemain berusia 27 tahun itu mengakui bahwa jadwal padat pada musim perdananya di Inggris memberikan tekanan fisik yang cukup besar.
"Jelas itu sangat menuntut. Ini adalah musim yang panjang, di mana saya telah melakukan upaya yang tidak biasa saya lakukan dan itu tentu saja memicu dampaknya," kata Martin Zubimendi, Gelandang Arsenal.
Pihak Arsenal optimistis persaingan internal di lini tengah akan mendorong performa tim tetap konsisten di semua kompetisi. Persiapan skuad kini difokuskan untuk menghadapi lanjutan jadwal kompetisi domestik mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow