Jermaine Pennant Nilai Bukayo Saka Belum Jadi Pemain Kelas Dunia

Smallest Font
Largest Font

Mantan winger Arsenal, Jermaine Pennant, menyatakan Bukayo Saka belum layak disebut sebagai pemain kelas dunia karena catatan gol dan performanya yang dinilai belum konsisten, dilansir dari Bola.

Saka, yang berusia 25 tahun, mengawali musim 2026/2027 dengan produktif dengan mencetak gol ketiga dalam empat pertandingan Premier League saat Arsenal menang 2-0 atas Sunderland pada hari Sabtu.

Secara keseluruhan, Saka telah mencatatkan 165 kontribusi gol dalam 318 pertandingan bersama Arsenal, dengan rincian 84 gol dan 81 assist. Namun, ia belum pernah menembus 12 gol dalam satu musim dalam dua musim terakhir.

Pennant menilai Saka masih berada di bawah level dua winger Paris Saint Germain, Ousmane Dembele dan Khvicha Kvaratskhelia, yang menurutnya sudah layak disebut pemain kelas dunia.

"Saya pikir ada potensi untuk menjadi pemain kelas dunia, tetapi Anda harus melihat angkanya. Jika melihat pemain yang kita bicarakan di posisi yang sama, Ousmane Dembele yang akan memenangkan Ballon d'Or dan Khvicha Kvaratskhelia, itulah kelas dunia," ujar Pennant kepada Sports Mole.

Pennant mempertanyakan apakah Saka sudah pantas disandingkan dengan kedua pemain tersebut dan menilai performa serta statistik Saka masih perlu meningkat secara konsisten.

"Apakah Bukayo Saka berada dalam percakapan yang sama dengan kedua pemain itu? Saya rasa tidak. Sampai dia mencapai angka-angka tersebut, sampai dia melakukan apa yang mereka lakukan setiap pekan," lanjutnya.

Menurut Pennant, standar pemain kelas dunia tidak hanya dinilai dari kompetisi domestik, tapi juga dari performa di Liga Champions dan tim nasional.

"Meski berada di liga yang berbeda, Anda tetap bisa melihatnya di pertandingan Liga Champions, Anda juga melihatnya bersama tim nasional. Sampai kita melihat itu, saya rasa Anda belum bisa mengatakan dia pemain kelas dunia," tutur Pennant.

Meski begitu, Pennant menyebut Saka sebagai pemain hebat dan masih berpeluang mencapai level tertinggi.

"Apakah Anda bisa mengatakan dia pemain hebat? Tentu saja. Yang terbaik di dunia?

Belum. Apakah dia bisa sampai ke sana? Ya, tentu saja.

Tetapi, apakah dia sudah sampai di sana? Belum," tegasnya.

Data kompetisi liga musim 2025/2026 menunjukkan Saka unggul dalam duel udara per 90 menit, namun Dembele dan Kvaratskhelia memiliki catatan lebih baik dalam gol, assist, dan percobaan dribel per 90 menit.

Kedua pemain PSG juga mencatat statistik tembakan yang lebih baik meski bermain dengan menit yang lebih sedikit dibanding Saka, yang merupakan produk akademi Hale End.

Pada akhirnya, status pemain kelas dunia mungkin bukan fokus Saka selama Arsenal mampu meraih lebih banyak gelar bergengsi.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed