AS Deportasi Ratusan Pengungsi Asia Tenggara ke Negara Asal
Pemerintah Amerika Serikat meningkatkan tindakan deportasi terhadap ratusan pengungsi asal Asia Tenggara yang telah lama menetap di negeri tersebut. Kebijakan ini menargetkan para imigran yang kehilangan status izin tinggal akibat rekam jejak tindak pidana di masa lalu.
Berdasarkan analisis New York Times terhadap data resmi Deportation Data Project hingga awal Maret, Otoritas Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) telah memulangkan lebih dari 1.200 orang ke Vietnam. Selain itu, sebanyak 400 warga juga telah dikembalikan ke Laos.
Jumlah pemulangan paksa tersebut tercatat jauh melebihi total deportasi yang dilakukan sepanjang tiga periode kepresidenan Amerika Serikat sebelumnya. Langkah pemulangan skala besar ini dipicu oleh tekanan intensif dari pemerintah AS terhadap negara-negara terkait untuk menerima kembali warga mereka.
Salah satu warga yang terdampak deportasi adalah Mong Tran, wanita kelahiran Vietnam yang tiba di AS pada 1993 saat berusia 11 tahun. Ia kehilangan status penduduk tetap usai terlibat kasus pencurian di tempat kerjanya pada usia 18 tahun dan menjalani hukuman penjara selama empat bulan.
Proses deportasi bagi imigran Asia Tenggara sebelumnya kerap tertunda karena Vietnam dan Laos sempat menolak menerima kembali para pengungsi. Pemerintah Amerika Serikat pada masa lalu juga tidak terlalu menekan isu tersebut mengingat keterlibatan historis negara itu dalam Perang Vietnam.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow