FC Bayern Hadapi Borussia Dortmund di Franz Beckenbauer Supercup
FC Bayern München dijadwalkan bertanding melawan Borussia Dortmund dalam ajang Franz Beckenbauer Supercup di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund pada 23 Agustus 2026 pukul 01.30 WIB. Laga ini mempertemukan Bayern sebagai juara bertahan Bundesliga dan DFB-Pokal musim lalu dengan Dortmund yang berstatus runner-up Liga Jerman.
Klub asal Bavaria tersebut berambisi mempertahankan gelar juara Supercup yang mereka raih pada musim sebelumnya usai mengalahkan VfB Stuttgart dengan skor 2-1 di MHP-Arena. Sementara itu, Borussia Dortmund mengusung misi menghentikan dominasi rivalnya yang telah berlangsung selama 14 tahun.
Direktur Olahraga FC Bayern, Max Eberl, menyoroti regulasi alokasi tiket pendukung dan penetapan lokasi pertandingan yang dinilai kurang menguntungkan bagi timnya. Ia menginginkan skema pembagian penonton disamakan dengan sistem final DFB-Pokal agar memberikan porsi seimbang bagi pendukung Bayern.
"Kami akan melakukan segalanya untuk membawa piala ini ke Munich, ke Allianz Arena, untuk merayakan gelar pertama musim ini. Di setiap laga Bundesliga Anda bisa memenangkan tiga poin, di piala domestik Anda bisa lolos ke babak berikutnya, di Supercup ini Anda bisa langsung memenangkan trofi. Dan Bayern Munich berdiri untuk mencoba meraih semua trofi yang bisa dimenangkan dalam semusim," ujar Max Eberl, Direktur Olahraga FC Bayern.
Sistem regulasi yang berlaku sejak 2011 dan dikelola DFL sejak 2020 memberikan hak tuan rumah kepada juara DFB-Pokal atau runner-up liga jika satu tim mengawinkan dua gelar. Kondisi ini membuat Bayern harus bermain di markas Dortmund, tempat mereka belum pernah kalah dalam delapan kunjungan terakhir dengan membukukan tujuh kemenangan.
"Mungkin perlu dipikirkan apakah penanganan final seperti ini tidak dibuat seperti final DFB-Pokal dalam hal penonton. Itu juga akan menyenangkan bagi para penggemar Bayern yang tinggal di wilayah barat," kata Max Eberl, Direktur Olahraga FC Bayern.
Skuad asuhan Vincent Kompany datang dengan modal statistik mentereng usai mencetak rekor 122 gol di Bundesliga musim lalu serta memenangkan lima dari enam laga uji coba musim panas. Sebaliknya, pelatih Dortmund Niko Kovac menghadapi krisis lini belakang akibat absennya Nico Schlotterbeck dan Emre Can karena cedera, sementara Bayern berpotensi tampil tanpa Jamal Musiala dan Harry Kane yang dibatasi menit bermainnya.
"Kemudian kami mencoba untuk merebut gelar dari BVB di Signal Iduna Park," kata Max Eberl, Direktur Olahraga FC Bayern.
Laga ini juga diwarnai tantangan kesiapan fisik pemain setelah gelaran Piala Dunia. Eberl menilai kondisi pramusim setiap tim menjadi sulit diprediksi karena kepulangan para pemain yang tidak serentak.
"Jangan lupa bahwa mereka memainkan musim yang sangat stabil, sangat layak, dan bagus musim lalu," ujar Max Eberl, Direktur Olahraga FC Bayern.
Persiapan taktik kedua tim menyoroti benturan gaya bermain antara strategi serangan balik pragmatis Niko Kovac dan skema penguasaan bola agresif Vincent Kompany.
"Jujur saja, itu masih sulit untuk dikatakan," ujar Max Eberl, Direktur Olahraga FC Bayern.
Pertandingan pembuka musim sepak bola Jerman ini diprediksi menjadi ujian awal bagi kedua pelatih sebelum bergulirnya pekan perdana Bundesliga 2026/2027.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow