Timnas Belgia Bersiap Hadapi Spanyol di Perempat Final Piala Dunia
Tim nasional Belgia mengalihkan fokus sepenuhnya untuk menghadapi tantangan berat melawan tim tangguh Spanyol pada babak perempat final Piala Dunia hari Jumat, setelah menyudahi perayaan kemenangan telak 4-1 atas tuan rumah Amerika Serikat.
Skuat berjuluk Setan Merah tersebut menggelar sesi latihan di kawasan Los Angeles pada hari Rabu dengan kepercayaan diri tinggi yang didapat dari laga di Seattle pada hari Senin. Keberhasilan membalikkan keadaan saat melawan Senegal serta kemenangan meyakinkan atas Amerika Serikat di fase gugur membuat Belgia yakin telah mengantongi momentum penting untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen.
Kiper utama Belgia, Thibaut Courtois, menilai hasil positif melawan tim Amerika Serikat sangat berarti besar karena didapat di tengah tekanan atmosfer dari para pendukung tuan rumah.
"We gained a lot of confidence because we knew it was going to be a hard game against America," ujar Thibaut Courtois, Kiper Timnas Belgia.
Penjaga gawang Real Madrid tersebut menambahkan bahwa bertanding melawan tim tuan rumah yang didukung penuh oleh seisi stadion merupakan sebuah tantangan besar, sehingga penampilan apik Belgia dalam bertahan maupun menyerang menjadi hal yang sangat memuaskan.
"They were the home team with a full stadium behind them, so it was nice to perform well both defensively and offensively," kata Thibaut Courtois, Kiper Timnas Belgia.
Motivasi tambahan sempat menyelimuti Belgia menjelang laga setelah FIFA secara kontroversial membatalkan sanksi larangan bertanding satu laga bagi penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. Belgia merespons keputusan tersebut dengan performa impresif di lapangan, yang diikuti oleh perayaan meriah para pemain di lapangan dan ruang ganti seusai pertandingan.
Aksi selebrasi beberapa penggawa Belgia yang menirukan gaya dansa Presiden AS Donald Trump sempat memicu perbincangan hangat, mengingat gaya tersebut juga sempat dipopulerkan oleh bintang AS, Christian Pulisic. Terkait hal itu, bek kiri Diego Moreira menegaskan bahwa gerakan tersebut murni bagian dari perayaan kemenangan besar tanpa ada pesan mendalam di baliknya, sementara Courtois mengaku tidak bisa berkomentar karena sedang menjalani prosedur kontrol doping saat perayaan berlangsung.
Persiapan Belgia menjelang laga kontra Spanyol sempat menemui kendala fasilitas setelah mereka terpaksa memindahkan lokasi latihan karena lapangan di Loyola Marymount University dinilai tidak memenuhi standar kelayakan, sebuah pemindahan yang kemudian disetujui oleh FIFA.
Spanyol dinilai lebih diunggulkan dan belum kebobolan satu gol pun sepanjang turnamen, namun Belgia tetap optimistis dengan merujuk pada kemenangan historis 2-1 mereka atas Brasil di Piala Dunia 2018 serta ketangguhan tim saat bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk mengalahkan Senegal 3-2 sebagai bukti kekuatan mental mereka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow