Binance Catat Lonjakan Perdagangan Kontrak Berjangka TradFi
Bursa kripto Binance mencatat lonjakan volume perdagangan harian pada produk kontrak berjangka keuangan tradisional (TradFi) yang berhasil melampaui volume kontrak berjangka BTCUSDT miliknya hingga dua kali lipat pada pertengahan 2026.
Pertumbuhan kategori produk ini mencapai 117 kali lipat sejak pertama kali diluncurkan pada Januari 2026, dengan total volume bulanan di bursa tersentralisasi melonjak dari sekitar 3,3 miliar hingga 3,5 miliar dolar AS menjadi 387 miliar hingga 393 miliar dolar AS pada Juni 2026. Produk perpetual kini menyumbang sekitar 98,5 persen dari seluruh aktivitas perdagangan TradFi di bursa kripto utama, di mana Binance menguasai lebih dari 58 persen pangsa pasar keseluruhan pada bulan Juni.
Binance memegang 74 persen pangsa pasar pada segmen ETF perp dengan volume kumulatif mencapai 116 miliar dolar AS hingga Juli 2026, serta menguasai 76 persen volume perp berbasis ekuitas. Hingga pertengahan Agustus 2026, sebanyak 10 dari 15 kontrak perpetual ber volume tertinggi di Binance merupakan produk berbasis aset tradisional, dengan kontrak SANDUSDT yang memetakan saham SanDisk mencatat volume harian 6,87 miliar dolar AS atau setara 22 persen aktivitas saham tersebut di Nasdaq. Selain itu, produk XAGUSDT yang memetakan perak membukukan volume 24 jam sebesar 826 juta dolar AS.
Kepala Bursa dan Perdagangan Binance, Shunyet Jan, memberikan reaksinya mengenai ekspansi produk keuangan tersebut.
"Pergeseran ini memvalidasi misi Binance untuk menjadikan platformnya sebagai super app keuangan multi-aset tempat pengguna dapat mengakses kelas aset kripto dan tradisional dalam satu akun. Dengan menawarkan kontrak berjangka bermargin USDT pada ETF, komoditas, dan lainnya, Binance secara efektif telah memperluas perdagangan 24 jam sehari ala kripto ke aset-aset yang sebelumnya terbatas pada jam pasar tradisional," kata Shunyet Jan, Kepala Bursa dan Perdagangan Binance.
Ekspansi tersebut berlanjut dengan peluncuran perdagangan kontrak berjangka perpetual berdaya ungkit hingga 20 kali lipat untuk saham lima perusahaan global, yaitu MARA Holdings, Tempus AI, IonQ, PDD Holdings, dan Merck. Langkah ini bertepatan dengan restrukturisasi bisnis MARA Holdings yang mencatatkan rugi bersih 611 juta dolar AS dan menjual hampir sepertiga cadangan Bitcoin senilai 1,6 miliar dolar AS untuk membangun pusat data serta infrastruktur kecerdasan buatan.
Data dari RWA.xyz menunjukkan total nilai saham tersirkulasi yang ditokenisasi di Binance mencapai 581 juta dolar AS di tengah arus masuk modal mingguan yang berada pada level terendah. Para pedagang mengalihkan dana dari dana indeks seperti ETF teknologi QQQ ke saham individu, termasuk memindahkan posisi senilai 87 juta dolar AS dari SanDisk dan Micron langsung ke perusahaan asal Korea Selatan, SK Hynix.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow