Harga Bitcoin Tembus 78.000 Dolar AS Ditengah Penurunan Volume Crypto
Harga Bitcoin menguat hingga menyentuh kisaran 78.700 dolar AS pada Sabtu (22/8/2026) setelah kebijakan Departemen Keuangan AS mengubah sentimen pasar. Lonjakan sekitar 22 persen ini terjadi saat durasi koreksi pasar spot crypto mendekati akhir siklus bear historis.
Aktivitas perdagangan spot di 14 bursa utama sepanjang Juli sebelumnya mengalami penurunan 21,7 persen menjadi 429 miliar dolar AS, sementara volume derivatif menyusut 11,1 persen. Di sisi lain, rasio futures-terhadap-spot meningkat ke 7,06x yang menandakan tingginya ketergantungan pelaku pasar pada kontrak berjangka.
Kondisi pasar mulai membaik setelah Departemen Keuangan AS memperluas program pembelian kembali obligasi tenor panjang pada 19 Agustus 2026. Pemerintah AS menaikkan nilai operasi menjadi minimal 4 miliar dolar AS per lelang serta menambah frekuensi pelaksanaan menjadi empat kali per kuartal mulai 9 September 2026.
Pendiri sekaligus CEO Coinbase Brian Armstrong menilai fase penurunan pasar spot sudah berada di titik akhir jika mengacu pada durasi historis. Penilaian tersebut disampaikan usai menghadiri undangan Presiden Donald Trump di Gedung Putih.
"Ini saatnya bull run berikutnya di crypto," kata Armstrong, CEO Coinbase.
Ia menambahkan bahwa pergerakan pasar turut didukung oleh agenda pemungutan suara Senat pada 15 September terkait CLARITY Act serta tren historis kuartal keempat yang cenderung menguat dalam siklus halving.
"Kemungkinannya cukup besar bahwa kita tengah berada di ambang bull market berikutnya untuk perdagangan spot crypto," ujar Armstrong, CEO Coinbase.
Sikap berhati-hati disampaikan analis Benjamin Cowen yang melihat potensi gelombang penjualan susulan berdasarkan pola tahun pemilu sela AS. Meski demikian, Indeks Fear and Greed melonjak drastis dari level 29 pada 13 Agustus menjadi 71 seiring penguatan aset kripto utama tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow