BMKG Memprakirakan Hujan Ringan Terjadi Lokal di Jawa Barat
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan hujan berintensitas ringan masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah Jawa Barat secara lokal pada periode 12 hingga 18 Agustus 2026. Menurut data BMKG, potensi presipitasi tersebut diprediksi berlangsung pada sore hingga malam hari di tengah kecenderungan penurunan curah hujan secara umum.
Edi Wibowo, Plt Kepala BMKG Stasiun Bandung, menjelaskan fenomena cuaca yang berpeluang terjadi di wilayah tersebut selama sepekan mendatang.
"Secara umum curah hujan di Jawa Barat cenderung menurun, namun potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih dapat terjadi secara lokal, terutama pada sore hingga malam hari di sebagian wilayah di Jawa Barat," ucap Edi Wibowo, Plt Kepala BMKG Stasiun Bandung.
Pihak BMKG menambahkan bahwa potensi hujan lokal berdurasi singkat tersebut berpeluang disertai kilat, petir, maupun angin kencang.
Secara global, indeks Nino 3.4 mencatat angka +2.02 yang menandakan fenomena El-Nino dan berpotensi mengurangi pasokan hujan di Indonesia. Walau demikian, beberapa dinamika atmosfer lokal di Jawa Barat masih mendukung suplai uap air dan pembentukan awan konvektif.
Faktor pendukung pembentukan awan tersebut mencakup suhu permukaan laut Indonesia yang relatif hangat, kelembapan udara lapisan 850-700 mb pada kisaran 50 hingga 90 persen, serta labilitas atmosfer berstatus ringan sampai sedang.
Dampak musim kemarau seperti penurunan ketersediaan air bersih, kekeringan lahan pertanian, dan kemunculan titik panas pemicu kebakaran hutan dan lahan menjadi hal yang perlu diwaspadai masyarakat serta instansi terkait.
"Masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menggunakan air bersih, menghindari aktivitas pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan, serta menjaga kesehatan tubuh dari paparan debu dan suhu panas ekstrem," ucap Edi Wibowo, Plt Kepala BMKG Stasiun Bandung.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow