BMKG Prakirakan Cuaca Surabaya Cerah Sepanjang Hari dengan Suhu Mencapai 33 Derajat Celsius
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Kota Surabaya didominasi kondisi cerah sepanjang hari pada Minggu (19/7/2026). Warga yang berniat menghabiskan waktu libur akhir pekan di luar ruangan diimbau mengantisipasi terik matahari karena suhu udara diprediksi mencapai puncaknya pada siang hari.
Berdasarkan data resmi BMKG, suhu udara di Kota Pahlawan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara berada di angka 42 hingga 86 persen, sementara angin di daratan bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan 5 hingga 30 kilometer per jam.
Kondisi cuaca ini menjadi kelanjutan dari atmosfer akhir pekan yang relatif aman dari potensi cuaca ekstrem di wilayah perkotaan. Warga yang penasaran mengenai "apakah surabaya hari ini hujan" dapat bernapas lega karena wilayah metropolitan ini dipastikan bersih dari awan hujan.
Rincian Perubahan Cuaca Periodik di Surabaya
Masyarakat dapat memantau pergerakan parameter cuaca harian secara berkala untuk menyesuaikan aktivitas di luar rumah. Sebagai gambaran pembanding dari tren akhir pekan, berikut adalah detail parameter cuaca periodik yang terjadi di Surabaya.
Merujuk pada data historis terdekat, rincian parameter cuaca di Kota Surabaya secara umum bergerak stabil sebagaimana rincian berikut ini:
- Pagi Hari: Cuaca cerah dengan suhu rata-rata 29 derajat Celsius, kelembapan 51 persen, dan pergerakan angin sekitar 5 kilometer per jam.
- Siang Hari: Kondisi cerah menyengat dengan suhu udara menyentuh 32 hingga 33 derajat Celsius, kelembapan menurun hingga 37 persen, serta angin berembus 10 kilometer per jam.
- Malam Hari: Langit tetap cerah, suhu udara menurun menjadi 27 derajat Celsius dengan kelembapan meningkat ke angka 71 persen, dan kecepatan angin 9 kilometer per jam.
Kondisi Gelombang dan Angin Perairan Jawa Timur
Selain prakiraan cuaca maritim untuk wilayah daratan, BMKG Maritim Tanjungperak juga merilis prakiraan cuaca maritim yang berlaku mulai Minggu, 19 Juli 2026, pukul 07.00 WIB selama 24 jam ke depan. Informasi ini menjadi acuan penting bagi para nelayan maupun pelaku industri transportasi laut di sekitar perairan Jawa Timur.
Secara umum, cuaca di wilayah perairan cenderung cerah berawan dengan pergerakan angin yang cukup dinamis dari arah tenggara hingga timur. Kisaran tinggi gelombang di beberapa titik utama masih dalam batas aman untuk pelayaran komersial besar, namun perairan selatan tetap membutuhkan kewaspadaan ekstra.
Berikut adalah tabel ringkasan prakiraan cuaca maritim di wilayah perairan Jawa Timur yang dirilis oleh BMKG Maritim Tanjungperak:
| Wilayah Perairan | Kondisi Cuaca | Arah & Kecepatan Angin Maksimum | Tinggi Gelombang (Meter) |
|---|---|---|---|
| Laut Jawa Bagian Timur | Cerah Berawan | Tenggara / 26 knot (~48 km/jam) | 0,5 – 1,4 |
| Selat Madura | Cerah Berawan | Tenggara / 26 knot (~48 km/jam) | 0,5 – 1,1 |
| Perairan Selatan Jatim | Cerah Berawan | Timur / 25 knot (~46 km/jam) | 0,8 – 2,5 |
Peta Konvergensi dan Peringatan Dini Nasional
Meskipun cuaca di kawasan hilir Jawa Timur cenderung kondusif, BMKG tetap mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah lain di Indonesia pada hari Minggu, 19 Juli 2026. Hal ini disebabkan oleh pantauan pergerakan atmosfer yang berbeda di luar pulau Jawa.
Wilayah yang dipetakan oleh BMKG menunjukkan adanya daerah konvergensi aktif yang membentang cukup luas di beberapa pulau besar. Daerah konvergensi tersebut meluas mulai dari wilayah barat di Aceh, Riau, Jambi, Bengkulu, kemudian meluas ke Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, hingga menjangkau Sulawesi dan Papua.
Adanya jalur konvergensi di wilayah-wilayah tersebut berpotensi menumbuhkan awan hujan secara signifikan, berbeda dengan wilayah Jawa Timur yang mayoritas menikmati cuaca cerah. Pihak BMKG mengimbau masyarakat di daerah konvergensi tersebut untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca mendadak.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow