BMKG Prediksi Cuaca Majalengka Berawan dan Cerah Sepanjang Awal Juni 2026
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memprakirakan kondisi cuaca di sejumlah wilayah Jawa Barat didominasi oleh kondisi berawan dan cerah pada Senin, 1 Juni 2026. Data terbaru menunjukkan mayoritas kecamatan di Kabupaten Majalengka akan mengalami cuaca berawan di awal bulan sebelum memasuki fase cerah berawan dalam sepekan ke depan.
Masyarakat diimbau tetap mengantisipasi perubahan suhu udara yang fluktuatif di siang hari. Berdasarkan rilis resmi institusi tersebut, rentang suhu udara di wilayah hilir Jawa Barat berpotensi menyentuh angka maksimal hingga 32 derajat Celsius pada awal musim ini.
Kondisi cuaca berawan ini diprediksi berlangsung merata di hampir seluruh desa dan kelurahan. Konteks perubahan cuaca dari berawan menuju cerah ini menjadi penanda dinamika atmosfer yang stabil di wilayah interland Jawa Barat.
Rincian Kondisi Cuaca Per Kecamatan
Berdasarkan data sektoral BMKG, wilayah Munjul, Majalengka Wetan, Majalengka Kulon, Tarikolot, Cikasarung, dan Sidamukti akan mengalami kondisi berawan tebal hingga sedang sejak tanggal 1 sampai 6 Juni, serta pada 8 Juni 2026. Wilayah-wilayah tersebut baru akan mengalami hari cerah sepenuhnya pada tanggal 7, 9, dan 10 Juni.
Rentang suhu udara untuk klaster wilayah ini tercatat berada di angka 23 hingga 32 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara diperkirakan bergerak fluktuatif pada kisaran 49 persen hingga 91 persen.
Perbedaan minor terjadi di beberapa wilayah kelurahan lain seperti Babakan Jawa, Cicurug, Sindangkasih, dan Tonjong. Kawasan tersebut diprakirakan memiliki rentang suhu yang sedikit lebih dingin pada batas minimumnya, yaitu berkisar antara 22 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 54 persen hingga 92 persen.
Untuk wilayah dataran yang lebih tinggi seperti Kulur, Cibodas, dan Kawunggirang, atmosfer cenderung lebih sejuk. Wilayah ini diprediksi berawan pada kurun waktu 1 sampai 6 Juni, mengalami cerah berawan pada 7 Juni, dan berubah menjadi cerah sepenuhnya pada tanggal 9 hingga 10 Juni dengan suhu minimum mencapai 21 derajat Celsius.
Penyusunan data prakiraan ini menjadi acuan penting bagi para pelaku sektor pertanian dan transportasi lokal di Jawa Barat dalam mengatur jadwal aktivitas harian mereka sepanjang awal bulan Juni.
Berikut adalah rincian parameter cuaca, batas suhu, serta persentase kelembapan di beberapa titik strategis Kabupaten Majalengka:
| Wilayah Kecamatan / Kelurahan | Kondisi Cuaca (1–6 Juni) | Rentang Suhu (°C) | Kisaran Kelembapan (%) |
|---|---|---|---|
| Munjul | Berawan | 23–32 | 49–91 |
| Babakan Jawa | Berawan | 22–31 | 52–92 |
| Cicurug & Sindangkasih | Berawan | 22–31 | 54–92 |
| Majalengka Wetan & Kulon | Berawan | 23–32 | 52–91 |
| Tonjong | Berawan | 22–31 | 54–91 |
| Cijati | Berawan | 23–32 | 50–90 |
| Kulur & Cibodas | Berawan | 21–30 | 54–92 |
| Kawunggirang | Berawan | 21–30 | 55–92 |
| Sidamukti | Berawan | 23–32 | 49–91 |
Pengaruh Pergerakan Angin Regional
Dinamika cuaca di Jawa Barat ini juga dipengaruhi oleh pergerakan massa udara secara regional di pulau Jawa dan sekitarnya. Sebagai perbandingan meteorologis, kecepatan angin di wilayah tetangga seperti Jakarta tercatat bergerak dari arah Selatan dengan kecepatan 7,2 kilometer per jam.
Kondisi pergerakan angin yang relatif pelan ini menyebabkan tumpukan awan di atas langit Jawa Barat cenderung statis dan bertahan lama sejak pagi hingga menjelang sore hari. Hal ini menjelaskan mengapa kondisi berawan mendominasi paruh pertama pekan pertama Juni.
BMKG menyarankan warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk tetap menjaga kondisi hidrasi tubuh mengingat temperatur udara siang hari yang cukup terik saat awan mulai tersibak.
Pembaruan data visual satelit cuaca secara berkala terus disiarkan oleh stasiun meteorologi setempat untuk mengawal keselamatan aktivitas penerbangan dan transportasi darat di koridor Jawa Barat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow