Usai Juara AVC Men Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Diguyur Bonus Rp900 Juta

Smallest Font
Largest Font

Timnas voli putra Indonesia sukses menjuarai kompetisi bergengsi AVC Men Cup 2026 setelah mengalahkan tim Korea Selatan dengan skor telak 3-0 pada babak final yang berlangsung hari Minggu (28/6/2026) di Amdavad, India.

Keberhasilan gemilang skuad Garuda di kancah Asia tersebut langsung memicu apresiasi besar dari Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) berupa kucuran bonus uang tunai dalam jumlah yang signifikan.

Federasi Bola Voli Indonesia memberikan bonus senilai Rp 900 juta kepada tim nasional putra atas pencapaian bersejarah ini, di mana setiap pemain dan staf pelatih diperkirakan menerima sekitar Rp 50 juta setelah dibagi rata.

Dominasi Penghargaan Individu Pemain Indonesia

Selain membawa pulang trofi juara utama, para penggawa Merah Putih juga mendominasi penghargaan individu dengan memborong empat kategori predikat terbaik sepanjang turnamen berlangsung.

Sederet nama pilar Indonesia yang bersinar meliputi Hendra Kurniawan sebagai middle blocker terbaik, Alfin Daniel Pratama sebagai setter terbaik, serta Boy Arnez Arabi yang menyabet gelar outside hitter terbaik sekaligus Most Valuable Player (MVP).

Nama Pemain Posisi / Penghargaan Individu AVC Cup 2026
Boy Arnez Arabi Outside Hitter Terbaik & MVP (Pemain Terbaik)
Alfin Daniel Pratama Setter Terbaik
Hendra Kurniawan Middle Blocker Terbaik

Gelar MVP yang diperoleh Boy Arnez Arabi semakin menyempurnakan catatan prestasinya tahun ini, setelah sebelumnya ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik pada kompetisi domestik Proliga 2026.

Sorotan Media Korea Selatan Terhadap Performa Alfin Daniel

Penampilan impresif yang ditunjukkan oleh setter Alfin Daniel Pratama secara khusus mengundang decak kagum luar biasa karena dinilai mampu mengimbangi strategi permainan dari kapten sekaligus setter andalan utama timnas Korea Selatan.

Aksi konsisten dari pilar klub Jakarta Bhayangkara Presisi tersebut bahkan mendapatkan pujian tertulis secara langsung dari salah satu media olahraga luar negeri asal Korea Selatan, My Daily.

"Pratama tidak kalah saing bahkan ketika berhadapan dengan setter utama tim Korea Selatan, Hwang Taek-ui," tulis MyDaily.

"Manajemen pertandingan yang stabil darinya (Alfin) sangat menonjol. Outside hitter Arabi menjadi pahlawan kemenangan di final dengan mencetak 17 poin, jumlah terbanyak di antara kedua tim." tulis MyDaily.

Perbandingan Regulasi Batas Gaji Liga Domestik

Kilau prestasi tim nasional ini pada akhirnya memicu diskusi lanjutan di kalangan publik mengenai perbandingan nilai upah serta ketimpangan regulasi gaji yang diterima oleh para atlet profesional di tanah air.

PP PBVSI sendiri telah merilis aturan resmi mengenai pembatasan pengeluaran atau salary cap untuk kompetisi musim depan guna mengendalikan kestabilan finansial seluruh klub voli yang berkompetisi di Indonesia.

Kategori Regulasi PBVSI Batas Maksimal Anggaran Pengeluaran Gaji
Pemain Lokal (Satu Tim) Rp 600.000.000 per bulan
Pemain Asing (Maksimal 2 Orang) 20.000 dolar AS (sekitar Rp 356,9 juta)

Langkah pembatasan ini menjadi acuan baru dalam industri bola voli nasional, mengingat standar gaji pemain lokal di liga domestik sebelumnya sangat jarang dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat luas.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed