Borussia Monchengladbach Siapkan Kevin Diks Jadi Bek Kanan Hadapi Elversberg

Smallest Font
Largest Font

Borussia Monchengladbach akan menjamu Elversberg dalam pertandingan pekan kedua Bundesliga 2026/2027 di Borussia-Park, Sabtu malam pukul 20.30 WIB. Tim ini membutuhkan kemenangan setelah kalah 0-3 dari RB Leipzig pada laga pertama, sehingga kini berada di posisi ke-16 klasemen sementara, dilansir dari Bola.

Kekalahan dari Leipzig membuat Monchengladbach harus memperbaiki performa mereka, terutama menghadapi tim promosi Elversberg yang baru saja mengejutkan dengan kemenangan 3-2 atas Bayer Leverkusen di pekan pertama.

Pelatih Eugen Polanski kemungkinan tidak bisa menurunkan bek kanan asal Jepang, Daiki Hashioka, yang mengalami cedera akibat benturan keras saat laga melawan Leipzig. Hal ini membuka peluang bagi Kevin Diks yang juga dapat bermain di posisi bek kanan.

Menurut laporan media Jerman, Liga Insider, Polanski memiliki beberapa opsi pengganti Hashioka, termasuk Dillon Berko yang akan menjalani debutnya, Joe Scally yang mulai terpinggirkan karena kabar pindah ke Premier League, dan Kevin Diks yang berusia 29 tahun.

"Di posisi bek kanan ada opsi memainkan Kevin Diks. Pemain berusia 29 tahun ini juga bisa bermain di sisi kanan. Namun, jika memilih opsi ini, Polanski harus mengubah komposisi duet bek tengahnya," tulis Liga Insider.

Pelatih Polanski mengingatkan timnya agar tidak meremehkan Elversberg, yang menjadi lawan ke-55 berbeda bagi Monchengladbach sepanjang sejarah 58 tahun mereka di Bundesliga. Elversberg mencetak dua gol dalam dua menit di awal pertandingan melawan Leverkusen, sebuah catatan yang belum pernah dilakukan tim promosi lain.

"Bahkan tanpa kemenangan mereka kemarin pun kami tidak akan meremehkan Elversberg. Kini kami memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang menanti. Kami harus menyikapi pertandingan ini dengan cara yang memastikan kemenangan bagi kami pada akhirnya," ujar Polanski.

Kemudian, Kevin Diks mengungkapkan kekecewaannya atas kekalahan dari Leipzig dan menyoroti perlunya tim lebih tajam dalam menyelesaikan peluang mencetak gol. Meski Monchengladbach menguasai bola 53 persen dan akurasi operan 87 persen, Leipzig lebih efektif dengan 21 tembakan dan 11 tepat sasaran.

"Jelas, bukan seperti ini awal musim yang kami bayangkan. Kami bermain dengan baik, terutama di babak pertama. Pertandingan berlangsung terbuka dan kedua tim memiliki peluang, meskipun Leipzig mungkin memiliki kesempatan yang lebih baik," kata Kevin Diks.

"Kami telah bekerja keras selama pramusim dan hal itu terlihat di babak pertama, saat kami mampu menguasai bola dengan baik dan mendominasi permainan."

"Kekurangan kami adalah ketajaman di depan gawang. Saat peluang datang, kami harus lebih klinis dan memanfaatkannya dengan lebih baik," tegas pemain 29 tahun itu.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed