BPBD Kota Bogor Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menyalurkan bantuan air bersih untuk mengatasi krisis air yang melanda wilayah Kelurahan Cimahpar dan Kelurahan Sukaresmi pada Rabu (29/7/2026). Langkah ini diambil setelah sumber mata air serta sumur warga mengering akibat musibah kekeringan.
Dampak mengeringnya pasokan air primer di wilayah RW 02 Kelurahan Cimahpar, Bogor Utara, mencakup area RT 01 dan RT 02. Kondisi geografis dan cuaca tersebut menyebabkan sebanyak 250 kepala keluarga di kawasan tersebut kesulitan mendapatkan pasokan air konsumsi harian.
"Dikarenakan sumber mata air dan sumur warga kering. Kejadian ini mengakibatkan kekeringan di wilayah tersebut berdampak pada 250 KK," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko.
Menanggapi laporan darurat tersebut, tim reaksi cepat langsung diterjunkan menuju lokasi pemukiman warga untuk mengalirkan ribuan liter pasokan air.
"Assessment dan penyaluran air bersih sekitar 4.000 liter sudah selesai dilakukan oleh personil TRC-PB BPBD Kota Bogor di lokasi kejadian," tutur Dimas Tiko.
Selain di Bogor Utara, krisis pasokan air akibat sumur warga yang mengering juga melanda wilayah Sukaresmi, Tanah Sareal. Peristiwa yang terjadi pada hari yang sama tersebut berdampak pada 145 keluarga di daerah setempat.
Sebagai bentuk penanganan darurat di Sukaresmi, BPBD Kota Bogor turut mendistribusikan bantuan air bersih tambahan sebanyak 4.000 liter. Bagi masyarakat yang membutuhkan pasokan air darurat, pendaftaran laporan mandiri dapat dilakukan melalui saluran hotline Pusdalops BPBD Kota Bogor di nomor 088809112569.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow