Bus Rombongan Demo AMPB Dilempar Batu di Tol Karawang
Polisi memburu pelaku pelemparan batu yang menimpa bus rombongan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Tol Cikampek-Jakarta, Kabupaten Karawang, Senin (24/8/2026). Penyelidikan tetap berjalan walau pihak korban belum membuat laporan resmi.
Insiden bermula saat kendaraan yang mengangkut kurang dari 30 penumpang melintas di sekitar KM 51. Sebuah batu bata berukuran besar diduga dilempar dari atas jembatan hingga meretakkan kaca depan bus.
Petugas Satlantas Polres Karawang langsung menuju ke lokasi usai menerima aduan dari masyarakat lewat layanan darurat 110. Personel di lapangan kemudian melakukan pengawalan dari KM 51 hingga perbatasan Jakarta di KM 41 guna memastikan keamanan rombongan.
Satuan Reserse Kriminal Polres Karawang turut dikerahkan untuk mendalami identitas pelaku yang mendadak melarikan diri usai melempar batu dari jembatan KM 50B.
Kasatlantas Polres Karawang AKP Sudirianto mengonfirmasi insiden pelemparan tersebut.
"Pada saat ada laporan dari 110, langsung meluncur ke TKP. Kemudian melakukan pengawalan sampai ke perbatasan Jakarta," kata Sudirianto.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Kerusakan yang dialami armada bus murni berupa kerugian materi pada bagian kaca depan.
AKP Sudirianto menegaskan bahwa dampak hantaman batu tidak sampai menimbulkan korban manusia.
"Enggak ada korban, hanya materi, kacanya pecah," ungkap Sudirianto.
Rombongan AMPB tersebut sedang bergerak menuju Jakarta untuk menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR RI pada Kamis (27/8/2026). Massa membawa tuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset dan penerapan hukuman mati bagi koruptor.
Sebelum insiden pelemparan terjadi, persiapan aksi AMPB sempat terkendala akibat penundaan transaksi rekening donasi senilai Rp80 juta oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya selama lima hari kerja untuk keperluan penyelidikan.
Selain massa dari Pati, aksi 27 Agustus di Jakarta juga akan diikuti Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4) asal Bangkalan yang membawa 500 peserta guna menyuarakan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow