Bus Terperosok ke Jurang di Tanjung Verde Tewaskan 25 Orang
Sebuah bus penumpang yang membawa 32 orang terperosok ke jurang sedalam 30 meter di rute Campanas de Cima, Pulau Fogo, Tanjung Verde, pada Sabtu malam, hingga menewaskan sedikitnya 25 orang yang mayoritas merupakan anak-anak dan remaja.
Insiden maut tersebut terjadi saat bus dalam perjalanan kembali menuju Sao Felipe setelah menyelesaikan acara rekreasi. Pengemudi bus, yang turut tewas dalam kejadian tersebut, rutin mengorganisasi perjalanan liburan tahunan itu sebagai hadiah untuk para siswa sekolah dasar dan menengah yang biasa ia antar sehari-hari.
Tim penyelamat bekerja sepanjang malam untuk mengevakuasi para korban yang terjebak di dalam bangkai kendaraan. Sebanyak 12 korban luka-luka dirawat di rumah sakit setempat, dengan dua orang di antaranya berada dalam kondisi kritis.
Akibat tingginya tingkat kerusakan fisik korban, otoritas kesehatan Pulau Fogo memutuskan untuk langsung memakamkan tujuh jenazah pada Minggu pagi. Sementara itu, upacara pemakaman massal untuk 18 korban tewas lainnya menyusul digelar pada Minggu sore dengan dihadiri ratusan warga dan pihak keluarga.
Pemerintah Tanjung Verde menetapkan masa berkabung nasional selama dua hari mulai Minggu. Presiden Tanjung Verde, José Maria Pereira Neves, turut hadir dalam prosesi pemakaman para korban dan telah memerintahkan penyelidikan resmi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Sebuah bencana besar," kata José Maria Pereira Neves, Presiden Tanjung Verde.
Penyebab utama dari kecelakaan tunggal di wilayah pegunungan tersebut hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh otoritas berwenang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow