Menteri Chee Hong Tat Pelajari Tata Kota Sydney dan Melbourne
Menteri Pembangunan Nasional Singapura Chee Hong Tat melakukan kunjungan kerja ke Sydney dan Melbourne, Australia, bersama delegasi Kementerian Pembangunan Nasional (MND), Otoritas Reorganisasi Perkotaan (URA), dan Asosiasi Pengembang Real Estat Singapura (REDAS) untuk mempelajari perencanaan tata kota serta peremajaan daerah.
Dalam keterangan yang dibagikan melalui media sosial Facebook pada Jumat (15/5/2026), Chee Hong Tat menyatakan bahwa keterlibatan mitra industri dari REDAS memberikan perspektif industri yang berharga dan memungkinkan pertukaran pandangan yang lebih kaya selama pertemuan serta kunjungan lapangan.
Saat berada di Sydney, Menteri Chee Hong Tat mengadakan pertemuan dengan Menteri Perencanaan dan Ruang Publik New South Wales, Paul Scully MP, untuk membahas pengelolaan ruang publik.
"Kami melakukan diskusi yang baik mengenai perencanaan kota, seperti merancang ruang publik dengan konektivitas dan aksesibilitas, mengubah fungsi bangunan warisan untuk melestarikan karakteristik sejarahnya sekaligus memperbaruinya untuk penggunaan modern, dan upaya untuk meremajakan aktivitas kehidupan malam," ujar Chee Hong Tat.
Selain pembahasan tata kota, Sydney juga meluncurkan dokumen Sydney Innovation Atlas yang memetakan seluruh ekosistem inovasi kota di berbagai sektor, di tengah kondisi pasar properti yang mencatat 761 jadwal lelang menurut laporan awal PropTrack.
Pasar properti komersial dan hunian di Sydney sedang menghadapi dinamika setelah kenaikan suku bunga, di mana Kepala Lelang Ray White NSW, Dave McMahon, memberikan analisis terkait keraguan dari para pembeli di pasar saat ini.
"Ketidakpastian ini jelas menyebabkan keraguan pembeli, karena kami mencatat rata-rata 3,2 penawar terdaftar dan 1,9 penawar aktif per lelang," kata Dave McMahon.
Meskipun terjadi penurunan tingkat kelonggaran menurut data SQM Research, beberapa properti di kawasan Paddington dan Clovelly tetap mencatat penjualan kompetitif di atas harga cadangan.
"Tingkat kelonggaran kami untuk minggu ini tetap berada di angka yang sehat sebesar 63 persen, terus memberi sinyal bahwa properti dengan harga terjangkau masih mencapai hasil yang kuat," ujar Dave McMahon.
Agen utama dari Sydney Sotheby’s International Realty Double Bay, Emily Davidson, menjelaskan bahwa rumah dua kamar di Paddington berhasil terjual senilai 2,495 juta dolar Australia dari harga cadangan sebesar 2,1 juta dolar Australia.
"Anda berada tepat di jantung Paddington, posisi Anda tinggi," kata Emily Davidson.
Kawasan Paddington dinilai memiliki daya tahan tinggi terhadap penurunan pasar karena diminati oleh pasangan profesional muda maupun masyarakat yang ingin mengubah ukuran hunian mereka.
"Paddington, apa yang saya temukan adalah kawasan ini cukup tangguh," ujar Emily Davidson.
Rumah keluarga yang merupakan kawasan harta warisan tersebut menarik perhatian tujuh penawar terdaftar, termasuk seorang pembeli bernama George yang datang bersama saudara perempuannya karena faktor lokasi.
"Ini adalah jalan yang sangat tenang dan luas untuk Paddington," kata George.
George menggunakan strategi untuk mengajukan penawaran di akhir sesi lelang guna mengamankan rumah yang memiliki potensi besar tersebut.
"Tunggu sampai akhir dan langsung masuk dengan sangat cepat dan keras," ujar George.
George juga mengakui bahwa persaingan harga dalam lelang di Stafford Street tersebut berjalan sangat ketat hingga mendekati batas anggaran yang ia miliki.
"Ini sudah sangat dekat dengan batas kemampuan," kata George.
Pelelang dari Cooley Auctions, Briannan Davis, menyatakan adanya pengembalian kepercayaan pasar dalam satu minggu terakhir meskipun ada kenaikan suku bunga.
"Saya merasa kita sebelumnya mengalami sedikit keraguan selama satu atau dua bulan terakhir, namun, dalam satu minggu terakhir ini, saya justru melihat penawaran yang kompetitif di lelang," ujar Briannan Davis.
Briannan Davis menambahkan bahwa sentimen positif ini terlihat dari keaktifan peserta lelang di tengah berbagai situasi ekonomi yang terjadi dalam beberapa bulan ke belakang.
"Meskipun kita mengalami kenaikan suku bunga, tampaknya masih ada kepercayaan yang kembali ke pasar setelah semua hal lain yang terjadi selama beberapa bulan terakhir," kata Briannan Davis.
Properti lain di kawasan Inner West juga terjual di atas harga cadangan 4 juta dolar Australia melalui agen Chris Nunn dan Hanna Kim dari Bresic Whitney, yang dihadiri oleh sekitar 100 orang.
"Bahkan ada beberapa orang yang baru memutuskan dalam 24 jam terakhir bahwa mereka akan hadir," ujar Chris Nunn.
Sementara itu, di Clovelly, sebuah rumah dengan lima kamar tidur berhasil terjual seharga 6,77 juta dolar Australia di bawah ketukan palu pelelang Clarence White dari Menck White Auctioneers.
"sedikit berhati-hati" kata Clarence White mengenai kenaikan nilai penawaran yang diajukan oleh para pembeli yang bersikap waspada.
Setelah menyelesaikan agenda di Sydney, Menteri Chee Hong Tat melanjutkan perjalanan kerja ke Melbourne dan bertemu dengan Jaksa Agung sekaligus Menteri Perencanaan Victoria, Sonya Kilkenny.
"Kami saling berbagi pendekatan mengenai perumahan, seperti bagaimana kami dapat terus menyediakan hunian yang terjangkau dan mudah diakses, termasuk bagi generasi muda, serta model build-to-rent di Melbourne dan upaya meningkatkan pembangunan hunian di pusat kota," kata Chee Hong Tat.
Di Melbourne, delegasi Singapura turut memantau perkembangan ekonomi pagi melalui budaya kopi serta pergeseran aktivitas malam hari ke sektor non-alkohol seperti seni pertunjukan, musik, dan olahraga.
"Seperti Sydney, kota ini juga menumbuhkan ekonomi malam harinya dan telah terjadi pergeseran minat ke aktivitas non-alkohol seperti pertunjukan seni dan budaya, musik dan olahraga," ujar Chee Hong Tat.
Delegasi Singapura juga mengunjungi berbagai bangunan hasil alih fungsi adaptif dan ruang publik yang diremajakan untuk dijadikan studi kasus dalam memaksimalkan penggunaan ruang di Singapura.
"Perencanaan kota adalah proses yang dipikirkan dengan sangat matang — di luar infrastruktur fisik dan ruang, banyak upaya dilakukan untuk memenuhi beragam kebutuhan sosial dan memasukkan fitur-fitur ramah lingkungan," kata Chee Hong Tat.
Menteri Chee Hong Tat menutup laporannya dengan menegaskan bahwa fokus utama dari pembangunan sebuah wilayah adalah pengalaman dan memori dari masyarakat yang menggunakannya.
"Pada intinya, tempat adalah tentang manusia — merancang untuk pengalaman pengguna terbaik dan menciptakan kenangan yang paling indah," ujar Chee Hong Tat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow