Cleveland Cavaliers Evaluasi Lini Serang Jelang Gim Ketiga Kontra Knicks
Cleveland Cavaliers menghadapi tekanan besar untuk memperbaiki performa lini serang mereka menjelang laga krusial gim ketiga final Wilayah Timur NBA setelah tertinggal 0-2 dari New York Knicks.
Kekalahan mengecewakan dengan skor 109-98 pada gim kedua memicu evaluasi mendalam terhadap efisiensi tembakan tim asuhan J.B. Bickerstaff tersebut. Dilansir dari laporan jurnalis ESPN Tim Bontemps, buruknya penyelesaian akhir menjadi kendala utama yang harus segera diatasi oleh skuad Cavaliers.
Data statistik pertandingan menunjukkan bahwa Cleveland Cavaliers hanya mampu mengonversi 9 dari 35 percobaan tembakan tiga angka, atau setara dengan akurasi sebesar 25,7 persen sepanjang gim kedua. Selain itu, aliran bola ke lini dalam juga terhambat, yang terlihat dari minimnya kontribusi Evan Mobley pada paruh kedua pertandingan.
Evan Mobley tercatat berhasil mencetak 14 poin pada paruh pertama laga, namun pemain berposisi forward tersebut sama sekali tidak mendapatkan kesempatan melepaskan tembakan setelah turun minum. Kendati lini serang tampil kurang optimal, Cleveland Cavaliers dinilai masih mampu menjaga kerapian sektor pertahanan dengan meminimalkan kesalahan kehilangan bola (turnover).
Situasi ketertinggalan ini menuntut Cleveland Cavaliers untuk segera mengubah strategi ofensif demi menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya dan menghindari eliminasi dini. Berdasarkan analisis Tim Bontemps, Cleveland Cavaliers diyakini masih memiliki materi pemain yang mumpuni untuk membalikkan kedudukan, berkaca pada keberhasilan mereka saat menghadapi tantangan serupa melawan Detroit Pistons pada seri sebelumnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow