Dispar Bali Tegaskan Wilayahnya Aman Menyusul Travel Warning AS
Dinas Pariwisata Provinsi Bali mengimbau para wisatawan tidak cemas dan tetap datang berlibur ke Pulau Dewata setelah Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menerbitkan travel warning terkait virus Zika pada Selasa, 25 Agustus 2026, seperti dilansir dari Detik Travel.
Otoritas kesehatan Amerika Serikat merilis Travel Health Notice Level 2 untuk Indonesia dengan fokus pada Bali sejak 7 Agustus 2026. Peringatan tersebut menyusul temuan kasus Zika pada pelancong yang kembali dari Bali, dengan imbauan pencegahan gigitan nyamuk serta penularan seksual karena infeksi ini dapat memicu gejala ringan seperti demam, ruam, nyeri sendi, dan mata merah.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait memastikan koordinasi ketat telah berjalan guna menjaga kebersihan serta keamanan destinasi wisata dari ancaman penyakit menular.
"Saya berharap para wisatawan tidak takut untuk datang ke Bali, karena Bali aman dan nyaman untuk berlibur," kata Kepala Dispar Bali I Wayan Sumarajaya.
Sumarajaya menjelaskan bahwa hasil koordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali menunjukkan belum ada catatan maupun laporan kasus infeksi virus Zika di wilayahnya. Meski demikian, pencegahan mandiri tetap harus dilakukan karena kondisi wilayah yang beriklim tropis.
"Karena kita berada di negara tropis, penting untuk pencegahan, sama seperti DBD, jadi wisatawan tetap waspada agar terhindar dari gigitan nyamuk," ujar Kepala Dispar Bali I Wayan Sumarajaya.
Ia menekankan agar seluruh pelaku usaha pariwisata terus menjaga konsistensi standar kesehatan dan pelayanan bagi turis.
Sementara itu, pihak pengelola program kesehatan daerah juga memastikan pengawasan lingkungan berjalan intensif untuk mengantisipasi potensi penyebaran vektor nyamuk.
"Kalau di Bali sendiri belum ada laporan kasus Zika, tapi karena negara tropis, jadi wisatawan diimbau untuk waspada bila bepergian, itu suatu hal yang wajar," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Gusti Ayu Raka Susanti.
Langkah penanganan dan penanggulangan virus Zika dikonfirmasi setara dengan pencegahan demam berdarah dengue (DBD), yaitu berfokus pada penghindaran gigitan nyamuk Aedes sebagai sarana penularan utama.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow