Dokter Anak Tegaskan Menahan BAB Tidak Sebabkan Radang Usus Buntu

Smallest Font
Largest Font

Banyak orang tua percaya bahwa menahan buang air besar (BAB) pada anak dapat memicu radang usus buntu. Namun, dr Himawan Aulia Rahman, SpA, Subsp.G.H.(K) dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) membantah anggapan ini, menjelaskan tidak ada hubungan medis langsung antara menahan BAB dengan radang usus buntu.

Menurut dr Himawan saat konferensi pers daring, lokasi terjadinya sembelit dan radang usus buntu berbeda jauh secara anatomi. Usus buntu berada di usus besar bagian awal dekat usus halus, sementara sembelit terjadi di usus besar bagian akhir dekat rektum dan anus.

"Nah, apakah anak-anak yang sembelit itu juga bisa berisiko kena (radang) usus buntu itu juga adalah mitos juga," ujar dr Himawan, menegaskan bahwa menahan BAB bukan penyebab radang usus buntu.

Penjelasan ini penting karena banyak orang awam mengira kotoran yang ditahan akan menyumbat usus buntu, padahal proses tersebut tidak terjadi secara fisiologis.

"Karena lokasi sembelit dan lokasi usus buntu itu cukup jauh. Kalau usus buntu itu terjadi di usus besar bagian awal, sembelit itu masalahnya di usus besar bagian akhir," tambah dr Himawan.

Meski tidak menyebabkan radang usus buntu, menahan BAB hingga sembelit tetap tidak dianjurkan karena dapat memicu gangguan pencernaan lain seperti perut kembung dan rasa tidak nyaman pada anak.

Radang usus buntu lebih sering terjadi pada anak-anak, namun masih banyak mitos beredar sehingga pemahaman yang tepat sangat diperlukan. Penegasan dari dr Himawan ini diharapkan dapat meluruskan kekhawatiran orang tua terkait kebiasaan menahan BAB pada anak, seperti dilansir dari Detik Health.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed