Dokter Jelaskan Risiko Cedera Saat Lomba HUT Kemerdekaan RI

Smallest Font
Largest Font

Dalam perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, lomba-lomba tradisional sering diadakan untuk membangkitkan semangat kebersamaan. Namun, kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan cedera karena melibatkan gerakan fisik yang tidak biasa. Menurut dr Oryza Satria, SpOT(K) dari Mayapada Hospital, cedera yang umum terjadi saat lomba 17-an meliputi lecet, memar, keseleo, dan nyeri otot akibat gerakan eksplosif dan tarikan mendadak. "Yang paling sering biasanya cedera ringan seperti lecet, memar, keseleo, strain otot, dan nyeri setelah aktivitas," ujar dr Oryza, dilansir dari Detik Health.

Ia menambahkan, terkadang cedera yang lebih serius juga bisa terjadi seperti dislokasi bahu, patah tulang pergelangan tangan atau lengan, cedera ligamen, hingga cedera kepala akibat jatuh.

"Tetapi sesekali bisa terjadi cedera yang lebih serius seperti dislokasi bahu, patah tulang pergelangan tangan atau lengan, cedera ligamen, bahkan cedera kepala akibat jatuh," kata dr Oryza. Lebih lanjut, dokter spesialis orthopaedi tersebut menyatakan bahwa cedera sering kali terjadi pada peserta yang meremehkan persiapan fisik dan pemanasan sebelum mengikuti lomba.

"Menariknya, masalahnya sering bukan karena lombanya ekstrem, tetapi karena pesertanya melakukan aktivitas eksplosif tanpa persiapan fisik dan pemanasan yang memadai," tutup dr Oryza.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed