Donald Trump Persilakan Produsen Mobil China Produksi di AS dengan Syarat

Smallest Font
Largest Font

Presiden AS Donald Trump membuka peluang bagi produsen mobil China untuk memproduksi kendaraan di Amerika Serikat dengan syarat tertentu, sebagaimana dilansir dari Detik Oto. Trump menyatakan tidak keberatan jika pabrikan China membuka pabrik di AS dan merekrut tenaga kerja lokal, berbeda dengan situasi produksi di Meksiko yang ia tolak. "Jika China ingin masuk dan membuka pabrik untuk memproduksi mobil mereka di sini, saya tidak keberatan," ujar Trump dalam wawancara dengan Fox News.

"Jepang sudah melakukannya, tapi mereka merekrut orang kita. Hal terpenting adalah mereka merekrut orang kita," tambahnya.

Trump menegaskan tidak meremehkan kualitas mobil asal China, tetapi menolak jika produksi dilakukan di Meksiko untuk diekspor ke AS. Namun, pernyataan ini mendapat penolakan dari anggota parlemen AS dan produsen otomotif. Senator Elissa Slotkin dari Michigan menyebut rencana tersebut sebagai kesalahan strategis.

"Itu akan menjadi kesalahan strategis," kata Slotkin. Trump membantah adanya rencana membuka pasar AS untuk mobil China dan menyebut tuduhan itu sebagai gosip palsu.

Aturan dari pemerintahan Biden sejak awal 2025 melarang produsen mobil China menjual dan memproduksi kendaraan penumpang di AS, disertai tarif lebih dari 100 persen untuk kendaraan listrik China. Kelompok produsen mobil besar AS mendesak kongres mengesahkan undang-undang yang secara permanen melarang kendaraan China masuk pasar AS. John Bozzella, CEO Aliansi untuk Inovasi Otomotif, mengatakan mobil China saat ini membanjiri pasar global dengan kendaraan bersubsidi yang dilengkapi perangkat lunak dan perangkat keras canggih.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed