Dongker Rilis Album Melankolia Radikal dengan Proses Penuh Drama
Band punk asal Bandung, Dongker, resmi merilis album terbaru berjudul Melankolia Radikal yang mencakup 11 lagu, sebagai karya yang telah ditunggu penggemarnya, dilansir dari Detikcom.
Album ini menampilkan tiga single populer yakni Takbir Terdengar Kejam, Lautan Bunga Terang, dan Lagu Selepas Hujan. Proses pembuatan album sempat tertunda sejak akhir 2024 karena keterlibatan anggota dalam proyek kolaborasi dengan musisi Jason Ranti alias Mas Jeje.
Delpi, salah satu anggota Dongker, menjelaskan bahwa pembuatan album sebenarnya dimulai pada akhir 2024 dengan tiga lagu pertama, yaitu Selamat Malam Tuhan, Kukubur Trauma, dan Metafora Berpelukan.
"Jadi, album ini sebenarnya mulai ditulis tahun 2024, eh akhir 2024 lah. Tercipta tiga lagu awalnya, yang track pertama, kedua, dan ketiga, Selamat Malam Tuhan, Kukubur Trauma, dan Metafora Berpelukan," ujar Delpi saat ditemui di Kalibata, Jakarta Selatan.
Setelah menyelesaikan proyek kolaborasi dengan Mas Jeje pada akhir 2025, Dongker kembali melanjutkan pengerjaan album dan menghasilkan delapan lagu tambahan.
"Setelah album itu selesai promo, kami di akhir 2025 baru mulai start bikin lagu lagi, yang mana akhirnya tercipta delapan lagu sisanya," tambah Delpi.
Judul album Melankolia Radikal terinspirasi dari sebuah buku karya Harry Surasman yang ditemukan Arno, anggota Dongker, saat mencari inspirasi di perpustakaan pribadinya.
"Jadi ada buku berjudul Setiap Api Butuh Sedikit Bantuan, gitu. Eh, Seperti Api di Setiap Api Butuh Sedikit Bantuan. Ada beberapa halaman yang saya baca, dan emang tujuannya dulu cari inspirasi gitu, dan nemulah kata Melankolia Radikal gitu. Dan akhirnya digunakanlah oleh kami untuk jadi album, judul album, karena terdengar mewakili semua gagasan track dari album itu," ungkap Arno.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow