Emiten Kertas TKIM dan INKP Raih Keuntungan Saat Rupiah Melemah

Smallest Font
Largest Font

Sektor industri bubur kertas dan kertas nasional berpeluang meraih peningkatan pendapatan di tengah merosotnya nilai tukar rupiah yang menyentuh level terendah sepanjang sejarah di angka Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan mata uang ini memberikan keuntungan bagi perusahaan berorientasi ekspor meski volume penjualan cenderung stagnan.

Kondisi depresiasi rupiah yang tajam memicu kekhawatiran publik karena berdampak pada kenaikan harga barang kebutuhan dengan bahan baku impor. Namun, industri komoditas seperti pulp and paper justru mendulang untung dari selisih kurs karena pundi-pundi pendapatan mereka terkerek naik dalam mata uang asing.

Emiten kertas raksasa seperti PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menjadi bagian dari sektor yang mendapatkan dampak positif tersebut. Peningkatan pendapatan ini terjadi di tengah awan mendung ekonomi yang memukul berbagai sektor manufaktur lainnya di Indonesia.

Data pasar menunjukkan bahwa rupiah telah melampaui rekor terburuk sejak republik ini berdiri. Meskipun demikian, sektor pertambangan dan komoditas tetap menunjukkan ketahanan karena struktur bisnis yang mengandalkan pasar luar negeri untuk penjualan produk mereka.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed