Empat Wakil Indonesia Melapu Sempurna ke 32 Besar Kejuaraan Dunia 2026
Tim bulu tangkis Indonesia mengukir hasil sempurna pada hari pertama ajang Kejuaraan Dunia 2026 yang berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Senin (17/8/2026). Empat wakil Merah Putih dari tiga nomor berbeda berhasil mengamankan tempat di babak 32 besar tanpa menelan satu pun kekalahan.
Kemenangan pembuka diraih oleh tunggal putri unggulan keenam, Putri Kusuma Wardani, yang mengalahkan wakil Filipina Mikaela Joy De Guzman dua gim langsung dalam tempo 31 menit. Hasil positif ini berlanjut di sektor tunggal putra melalui aksi unggulan ke-11, Alwi Farhan, yang menundukkan pemain Korea Selatan Yoo Tae-bin dua gim langsung dengan durasi pertandingan selama 45 menit.
Keberhasilan Indonesia disempurnakan oleh pasangan ganda putri non-unggulan Isyana Syahira Meida dan Rinjani Kwinnara Nastine. Ganda putri peringkat 48 dunia tersebut menghentikan perlawanan wakil Skotlandia Julie Macpherson dan Ciaa Torrance dua gim langsung, sekaligus mengunci satu tempat bagi Indonesia di babak 16 besar karena akan berhadapan dengan senior mereka, Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum, pada fase berikutnya.
Pemain ganda putri Indonesia Isyana Syahira Meida mengungkapkan perasaannya usai melakoni laga perdana di ajang internasional ini.
"Rasanya senang bisa debut di Kejuaraan Dunia tapi ada sedikit rasa tegang, gugup," ucap Isyana, melalui siaran PBSI yang diterima BolaSport.com.
Isyana menambahkan bahwa dirinya bersama pasangan berupaya menikmati jalannya laga demi menekan rasa gugup tersebut.
"Kami berusaha untuk menikmati permainan, menikmati suasana yang ada di sini buat tampil yang terbaik," tuturnya menambahkan.
Rekan duet Isyana, Rinjani Kwinnara Nastine, memaparkan kendala teknis terkait kondisi lapangan yang sempat membingungkan mereka di gim kedua.
"Di gim pertama enak startnya, sudah langsung in juga, dengan kondisi kalah angin, kami malah lebih nyaman mainnya," ucap Rinjani.
Rinjani menyebutkan bahwa ketidakpastian pergerakan shuttlecock membuat mereka harus bekerja ekstra keras menjelang akhir laga.
"Tapi di gim kedua kami terlalu lambat adaptasi, agak bingung dengan pergerakan shuttlecock jadi banyak kehilangan poin," ujar Rinjani.
Pasangan muda ini akhirnya berhasil bangkit dan mengamankan kemenangan pada poin-poin kritis.
"Kami coba menguatkan mental di poin-poin akhir itu untuk memaksa untuk mengambil kemenangan, coba lebih yakin lagi," tuturnya menambahkan.
Menghadapi laga derbi melawan Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum pada babak 32 besar, Rinjani menegaskan mengusung misi revans.
"Di babak selanjutnya akan bertemu senior kami, Rachel/Febi, pastinya kami mau coba yang terbaik dan nggak mau kalah," ucap Rinjani.
Pasangan ini mengincar hasil yang lebih baik dibanding pertemuan sebelumnya di ajang domestik.
"Kami mau tes lagi kemampuan kami setelah kalah straight game di Indonesia Open lalu. Semoga kami bisa balas dan menang," imbuhnya.
Kemenangan penutup skuad Indonesia diraih oleh tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan yang mengalahkan pemain Peru Ines Lucia Castillo. Sempat melewati set poin ketat pada gim pertama, Thalita tampil mendominasi pada gim kedua untuk mengamankan tiket babak selanjutnya, di mana ia dijadwalkan menantang pemain unggulan asal Korea Selatan, An Se-young.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow