Enzo Fernandez Bawa Energi Baru di Skuad Manchester City
Gelandang baru Manchester City, Enzo Fernandez, langsung memberikan dampak positif di ruang ganti tim usai melakoni laga debutnya melawan Coventry City pada ajang Liga Inggris, Sabtu (5/9/2026), sebagaimana dilansir dari Bola.
Pemain asal Argentina berusia 25 tahun tersebut didatangkan dari Chelsea pada hari terakhir bursa transfer dengan nilai mencapai 125 juta paun. Perekrutan ini menjadi bagian dari perombakan besar sektor tengah The Citizens yang telah menghabiskan lebih dari 300 juta paun, termasuk mendatangkan Elliot Anderson dan Ayyoub Bouaddi setelah ditinggalkan Rodri serta Bernardo Silva.
Fernandez diturunkan sebagai starter secara mendadak setelah Nico O'Reilly mengalami cedera saat pemanasan. Meski hanya memiliki waktu singkat untuk bersiap, ia tampil tenang dan membantu menjaga kedalaman lini tengah tim besutan Enzo Maresca.
Gelandang Manchester City, Matheus Nunes, memberikan tanggapan mengenai kehadiran rekan barunya tersebut menjelang pertandingan Liga Champions melawan Porto.
"Dia membawa begitu banyak energi. Saya bisa merasakan energi baru di sekitar tim dan saya pikir kami membutuhkan itu. Dia memiliki energi yang sangat baik, dia tahu klub ini dan standar yang ada," kata Nunes.
Pemain berusia 28 tahun itu turut menyambut hangat para pilar baru yang didatangkan ke Etihad Stadium pada musim panas ini.
"Menurut saya, luar biasa para pemain yang didatangkan. Mereka sangat bagus, pemain terbaik untuk tim yang mereka bela sebelumnya, dan kami senang memiliki mereka," ujar Nunes.
Nunes menjelaskan bahwa kedatangan wajah-wajah baru merupakan bagian alami dari proses transisi klub, di mana pemain lama bertugas meneruskan identitas tim.
"Mereka senang berada di sini dan itu adalah bagian dari proses," lanjut Nunes.
Menatap laga pembuka League Phase Liga Champions menghadapi Porto, Nunes menegaskan fokus tim untuk meraih hasil maksimal di kompetisi antarklub tertinggi Eropa tersebut.
"Liga Champions adalah kompetisi antarklub paling sulit. Setiap tahun selalu berbeda," kata Nunes.
Ia menambahkan bahwa format fase gugur Liga Champions tidak memberi ruang bagi kesalahan sekecil apa pun dibanding kompetisi domestik.
"Anda menghadapi tim-tim terbaik dari semua negara. Setiap tim ingin menang setiap musim. Musim ini juga tidak berbeda. Kami ingin menang dan akan melakukan segala yang kami bisa untuk mewujudkannya," kata Nunes.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow