Estrela da Amadora Tekuk SC Braga Demi Bertahan di Primeira Liga
Klub sepak bola Estrela da Amadora berhasil memastikan diri bertahan di kompetisi kasta tertinggi Liga Portugal setelah memetik kemenangan dramatis atas SC Braga pada laga pamungkas pekan ke-34 Primeira Liga di Stadion Municipal de Braga pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Kepastian untuk lolos dari ancaman degradasi tersebut didapat secara dramatis lewat gol penentu kemenangan yang tercipta pada menit ke-96 menjelang akhir laga. Pesta skuad tim tamu dipicu oleh gol penentu yang dicetak oleh Stefan Lekovic, yang sekaligus menjadi torehan keduanya sepanjang pertandingan tersebut serta gol keduanya pada musim ini.
Keberhasilan ini memicu luapan emosi luar biasa dari kubu Estrela da Amadora, bahkan pelatih Cristiano Bacci terpantau tidak mampu membendung rasa haru dengan langsung berlutut di atas lapangan dan menangis setelah peluit panjang ditiup. Dilansir dari sportsmole.co.uk, tim asuhan Cristiano Bacci memikul tekanan besar karena belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan liga terakhir mereka sebelum laga kontra Braga ini dilaksanakan.
Sebelum pertandingan penentu ini digelar, Estrela da Amadora berada di peringkat ke-15 klasemen dengan mengoleksi 29 poin dari 33 laga, jumlah poin yang sama dengan Casa Pia di zona play-off degradasi namun unggul selisih delapan gol. Tim tamu juga berada di peringkat kritis dengan hanya selisih satu poin di atas zona degradasi otomatis.
Hasil akhir ini sekaligus memutus rekor buruk Estrela da Amadora yang menurut data sportsgambler.com tidak pernah menang dalam delapan pertemuan kompetitif melawan SC Braga sejak tahun 2008. Pelatih Cristiano Bacci harus meracik strategi tanpa penyerang andalan Rodrigo Pinho yang terkena sanksi akumulasi kartu kuning, serta Issiar Drame dan Mathew Gbomadu yang cedera panjang.
Dalam pertandingan ini, Estrela da Amadora menerapkan skema formasi 3-4-3 dengan memasang trio penyerang Abraham Marcus, Sydney van Hooijdonk, dan Ianis Stoica sejak awal laga, meskipun sebelumnya diprediksi dipimpin oleh Ribeiro. Di sisi lain, tuan rumah SC Braga yang dilatih oleh Carlos Vicens sebenarnya sudah dipastikan aman finis di peringkat keempat klasemen Primeira Liga dengan mengoleksi 58 poin dari 33 laga.
Posisi tersebut membuat Braga sudah aman mengamankan tiket kualifikasi Conference League musim depan, meskipun mereka tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir. Dalam pertandingan ini, SC Braga menurunkan formasi 4-4-2 dengan mengandalkan penjaga gawang Lukas Hornicek serta duet lini depan Fran Navarro dan Pau Victor, sedikit berbeda dari perkiraan formasi 3-4-1-2 yang dipimpin oleh Horta karena kehilangan beberapa pilar seperti Diego Rodrigues, Adrian Barisic, Sikou Niakate, dan Vitor Carvalho.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow