Fabio Quartararo Targetkan Peningkatan Performa Bersama Yamaha
Pembalap MotoGP Fabio Quartararo menyatakan komitmennya untuk tetap bersaing ketat hingga akhir musim bersama tim Yamaha demi mempersiapkan diri menghadapi fase karier berikutnya di pabrikan Honda.
Dilansir dari crash.net pada Sabtu (18/7), pembalap asal Prancis tersebut dilaporkan bakal berpindah ke HRC pada era baru regulasi mesin 850cc dan ban Pirelli. Perubahan regulasi ini diharapkan menjadi momentum bagi Honda dan Yamaha untuk mengejar ketertinggalan dari pabrikan Eropa, meskipun hasil tes awal menunjukkan Aprilia dan Ducati masih mendominasi.
Quartararo baru saja menyelesaikan balapan di posisi ketujuh di Sachsenring dengan motor Yamaha V4 yang dinilai kekurangan tenaga. Menghadapi situasi tersebut, ia menegaskan pentingnya menjaga motivasi dan terus belajar di sisa musim ini.
"Saya lebih memilih finis di posisi ke-7 daripada ke-15, jadi itu akan menjadi cara saya untuk tetap termotivasi hingga akhir," kata Quartararo.
Mantan juara dunia itu menyadari bahwa kepindahannya ke pabrikan baru tidak serta-merta menyelesaikan seluruh kendala teknis secara instan.
"Saya tahu bahwa [hasil seperti itu] tidak akan benar-benar mengubah apa pun bagi saya, tetapi saya ingin siap untuk tahun depan, karena bukan berarti setelah saya pindah [ke Honda] semuanya akan sempurna. Tentu saja, saya akan menghadapi beberapa kesulitan di babak selanjutnya, jadi saya ingin mendorong diri saya hingga batas maksimal dan belajar, untuk menemukan semua yang saya bisa sebagai seorang pembalap," ujar Quartararo.
Ia juga menambahkan bahwa fokus utamanya untuk paruh kedua musim kompetisi adalah memaksimalkan potensi kendaraan yang tersedia saat ini.
"Seperti yang saya katakan, di babak baru saya, saya pasti akan mengalami beberapa momen sulit, tetapi itulah mengapa saya ingin berjuang hingga akhir [di Yamaha] karena saya pikir saya masih memiliki banyak hal untuk dipelajari. Hal yang sama akan terjadi di paruh kedua musim. Saya tidak mengharapkan hasil yang lebih baik di paruh kedua, tetapi hanya mencoba untuk memaksimalkan hasil seperti akhir pekan ini, saya pikir itu sangat bagus," tutur Quartararo.
Tantangan berikutnya bagi para pembalap adalah GP Inggris di Sirkuit Silverstone, lokasi di mana Quartararo sempat mengalami kendala teknis pada perangkat ride-height musim lalu saat sedang memimpin balapan.
"Kami meraih pole position, kami berada di posisi pertama [balapan]. Lalu, kami tahu apa yang terjadi," kata Quartararo.
Saat ini, Quartararo menempati peringkat ke-14 dalam klasemen sementara, tertinggal empat posisi dari pembalap andalan Honda, Luca Marini.
"Tapi kami tidak memiliki potensi tahun ini untuk memperebutkan posisi ini. Jadi, tentu saja, situasinya berbeda, tetapi saya akan melakukan yang terbaik untuk menjadi cepat," ucap Quartararo.
Berdasarkan data kompetisi, Honda dan Yamaha kini berada pada status konsesi D setelah performa mereka menurun pada tahun 2026. Kendati demikian, Honda tercatat mengumpulkan 109 poin konstruktor, unggul dari Yamaha yang baru mengemas 69 poin.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow