FCSB Teken Kemenangan Atas FC Botoșani di Play-off Liga Konferensi
FCSB sukses menundukkan FC Botoșani dengan skor 3-2 dalam laga semifinal baraj kualifikasi UEFA Conference League di Stadion Ghencea pada Minggu, 24 Mei 2026. Kemenangan ini mengantarkan tuan rumah ke babak final untuk menghadapi Dinamo București.
Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal setelah Sebastian Mailat membawa FC Botoșani unggul pada minut ke-14 melalui sebuah serangan balik cepat. Namun, FCSB langsung menyamakan kedudukan enam menit berselang lewat sepakan keras Joao Paulo dari luar kotak penalti.
Tensi pertandingan meninggi pada menit ke-28 ketika penyerang FC Botoșani, Andrei Dumiter, menerima kartu kuning. Pelatih FC Botoșani, Marius Croitoru, melayangkan protes keras yang berujung pada pemberian kartu kuning untuk dirinya oleh wasit Istvan Kovacs.
Marius Croitoru justru merespons kartu kuning tersebut dengan aksi tertawa terbahak-bahak di area bangku cadangan. Padahal, beberapa pemain FC Botoșani seperti Mihai Roman sudah berupaya menenangkan sang pelatih yang terus melancarkan protes.
Memasuki babak kedua, FCSB berbalik memimpin melalui gol Dawa pada menit ke-53 yang memanfaatkan umpan sepak pojok Olaru. Florin Tănase kemudian memperbesar keunggulan FCSB menjadi 3-1 lewat eksekusi penalti pada menit ke-69 setelah wasit meninjau VAR.
FC Botoșani sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 pada menit ke-77 melalui penalti kedua dari Sebastian Mailat. Penalti tersebut diberikan wasit Istvan Kovacs setelah bek FCSB, Radunovic, melakukan pelanggaran handsball di dalam kotak terlarang.
Laga ini sekaligus menandai debut manis bagi Marius Baciu yang ditunjuk sebagai pelatih kepala baru FCSB. Marius Baciu mengisi kekosongan posisi setelah kepergian Mirel Rădoi ke klub Gaziantep.
Komposisi pemain yang diturunkan oleh Marius Baciu dalam laga debutnya ini mendapatkan perhatian dari mantan pesepak bola Rumania, Ilie Dumitrescu. Strategi formasi yang diterapkan dinilai mampu mengoptimalkan peran lini tengah tim.
"Va fi 4-2-3-1, că Tănase va coborî foarte mult lângă Joao Paulo pe tot ce înseamnă ieșirile astea din apărare. Olaru e cu siguranță în spatele lui Stoian. Se revine la Târnovanu, care dă siguranță, mai ales la un meci ca acesta. E accidentat Popa, dar e nevoie de un jucător cu experiență la un meci ca ăsta. În rest e formula de bază. Popescu, Dawa, Crețu, Radunovic. Deja triunghiul ăsta în linia de mijloc cu Joao Paulo, Tănase, plus Olaru mai avansat. Miculescu pe poziția lui, acolo în dreapta, nu '9' și se joacă cu Stoian în față, iar Cisotti în partea stângă. Cred că e cea mai bună formulă a lui FCSB. Au și o bancă foarte bună" kata Ilie Dumitrescu, Pengamat Sepak Bola.
Sebelum pertandingan dimulai di Stadion Ghencea, mantan asisten pelatih FCSB, Mihai Pintilii, sempat memberikan analisis mengenai peta kekuatan kedua tim. Meskipun FC Botoșani memenangkan dua dari tiga pertemuan musim ini, FCSB tetap diunggulkan.
"E alt meci. Nu e meci de play-out. Joci acasă, dacă juca la Botoşani era mult mai greu. Eu o văd favorită pe FCSB, dar asta nu înseamnă că gata, ai câştigat meciul de la vestiare. Sper să ajungă să joace cu Dinamo" ujar Mihai Pintilii, Mantan Asisten Pelatih FCSB.
Dengan hasil pertandingan ini, FCSB dijadwalkan akan bertandang ke markas Dinamo București pada 29 mai 2026 untuk melakoni laga final perebutan tiket terakhir menuju kompetisi Eropa musim depan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow