Franco Baresi Tinggalkan Keluarga Setelah Perjuangan Melawan Penyakit
Franco Baresi meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit yang memaksanya menjalani operasi pengangkatan nodul paru-paru, meninggalkan istri Maura dan dua anaknya, Edoardo dan Giannandrea. Sebelum meninggal, Baresi tetap menunjukkan dedikasinya pada AC Milan dengan terus mengikuti perkembangan klub sampai Desember 2025, meski kondisinya memburuk. Beberapa pemain Milan sempat mengajaknya untuk menonton laga persahabatan di Glasgow, namun kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk mengikuti ajakan tersebut.
Franco dikenal dekat dengan istrinya, Maura, yang dikenalnya melalui bantuan massagist klub Paolo Mariconti saat mereka berada di Montevarchi. Mereka hampir mencapai 40 tahun pernikahan.
"Saya bilang 'aku cinta kamu' setiap hari," ujar Baresi dalam sebuah wawancara, menjelaskan betapa eratnya hubungan mereka selama ini. Maura adalah putri pemilik restoran tempat dia bekerja saat itu, dan Mariconti yang mengenalkannya kepada Baresi dengan mengatakan kepada Maura untuk melayani Baresi terlebih dahulu karena dia adalah kapten tim.
Dalam beberapa bulan terakhir, Baresi mengalami pasang surut kondisi kesehatan, bergantian antara masa terapi yang berat dan momen kemajuan yang membangkitkan semangat. Pada November 2025, dia sempat menyatakan keinginannya untuk kembali ke kehidupan sehari-hari dan sempat hadir di kantor Casa Milan untuk beberapa jam.
Dia juga sempat muncul di San Siro pada Desember 2025 dengan mengenakan topi wol, menyembunyikan efek samping dari pengobatan yang dijalaninya. Di Februari 2026, Baresi tampil dalam acara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina bersama Beppe Bergomi, membawakan obor di stadion yang memicu emosi bagi banyak warga Italia. "Sampai sesuatu yang buruk terjadi, orang sering merasa dirinya abadi," kata Baresi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow