Gabriel Martinelli Tolak Tawaran Galatasaray dan Pilih Bertahan di Arsenal
Winger asal Brasil, Gabriel Martinelli, melaporkan kepada manajemen Arsenal bahwa dirinya tidak berminat bergabung dengan Galatasaray pada bursa transfer musim panas ini.
Pemain berusia muda tersebut kerap dikaitkan dengan rumor kepindahan dalam beberapa bulan terakhir. Pihak Arsenal kabarnya terbuka untuk melepas sang pemain karena ia telah memasuki tahun terakhir dalam kontraknya.
Arsenal sebenarnya memegang opsi perpanjangan kontrak Martinelli hingga 2028. Namun, dilansir dari Bola, klub London Utara tersebut belum mengaktifkan klausul tersebut.
Galatasaray sebelumnya telah melayangkan penawaran awal sebesar 52 juta dolar AS. Nilai tersebut masih berada di bawah angka yang dipatok Meriam London, yakni sekitar 15 juta dolar AS lebih tinggi.
Proses negosiasi dipastikan tertahan karena Martinelli enggan merapat ke Klub Liga Turki tersebut. Sang pemain juga tidak memaksakan diri untuk keluar dari Stadion Emirates.
Apabila harus berganti klub, Martinelli mengutamakan kepindahan ke tim yang berkompetisi di lima liga top Eropa, yaitu Inggris, Spanyol, Italia, Jerman, atau Prancis.
Peluang sang pemain menuju Barcelona juga sudah tertutup. Klub asal Spanyol tersebut telah merampungkan transfer Anthony Gordon dan Karim Adeyemi.
Di sisi lain, Meriam London membutuhkan dana tambahan dari hasil penjualan pemain guna memperkuat komposisi tim sebelum jendela transfer resmi ditutup pada 1 September 2026.
Sejauh ini, manajemen Meriam London telah mengantongi dana sebesar 53,6 juta dolar AS di luar bonus tambahan dari pelepasan Karl Hein, Jakub Kiwior, Leandro Trossard, dan Christian Nørgaard.
Martinelli masih diandalkan sebagai pelapis di lini depan. Namun, efektivitasnya untuk menjadi pilihan utama di tim yang mengejar gelar Premier League dan Liga Champions kerap dipertanyakan.
Sepanjang musim lalu, ia mengemas 11 gol di seluruh kompetisi, dengan catatan satu gol di Premier League setelah kalah bersaing dari Trossard.
Performa Martinelli di ajang Liga Champions terbilang lebih menanjak. Walau demikian, seluruh dari total enam golnya tercipta di fase grup, dan ia absen sebagai starter pada leg kedua semifinal serta partai final.
Manajemen Arsenal sendiri sempat membidik sejumlah nama besar di posisi sayap kiri, seperti Vinicius Junior yang akhirnya bertahan di Real Madrid, serta Morgan Rogers yang mendarat di Chelsea.
Secara pembukuan keuangan, pelepasan Martinelli bakal memberikan keuntungan bersih yang signifikan bagi Arsenal. Mengingat biaya transfernya yang rendah saat didatangkan pada 2019, nilai penjualannya dapat langsung dicatatkan sebagai pemasukan penuh dalam laporan keuangan musim ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow