Garuda International Cup 2026 Resmi Dibuka di Sentul

Smallest Font
Largest Font

Turnamen sepak bola usia muda Garuda International Cup 2026 resmi dibuka di ASIOP Training Ground, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (20/8). Kompetisi internasional ini menghadirkan sebanyak 72 tim dari 13 negara, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Ajang yang mempertandingkan lima kategori usia yakni U-10 Boys, U-12 Boys, U-15 Boys, U-15 Girls, dan U-17 Boys ini diawali dengan laga kategori U-15 antara ASIOP melawan Zhejiang asal China. Rangkaian pertandingan dipusatkan di dua lokasi di Sentul, yaitu ASIOP Training Ground dan AYO Arena.

GIC 2026 menjadi wujud konsistensi pembinaan sepak bola usia muda yang diusung ASIOP sejak pertama kali digelar pada 2015. Sempat terhenti akibat pandemi COVID-19, ajang bergengsi ini kembali diselenggarakan secara rutin setiap tahun mulai dari 2022 hingga 2026.

Sejumlah figur penting pembinaan sepak bola nasional turut menghadiri upacara pembukaan, di antaranya Indra Sjafri, Fakhri Husaini, serta mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Eduardo Perez Moran.

Eduardo Perez Moran menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi penyelenggaraan ajang ini yang dinilainya memberikan dampak positif bagi sepak bola nasional.

"GIC adalah pesta sepak bola usia muda. 13 negara berkompetisi di sini. Bisa dilihat sendiri keseruannya. Sangat bagus untuk Indonesia. Event internasional seperti ini harus diperbanyak," kata Edu.

Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia era Luis Milla tersebut juga menyoroti penambahan kategori putri sebagai langkah maju dalam pembinaan talenta muda.

"Kompetisi usia muda itu adalah fondasi masa depan tim nasional, sehingga penting untuk terus dilaksanakan. Terlebih sekarang GIC juga menambah kategori putri. Sebuah gebrakan yang bagus untuk perkembangan sepak bola di Indonesia," ujar Edu menambahkan.

Sementara itu, Technical Advisor GIC 2026 Indra Sjafri menilai partisipasi puluhan tim lintas negara membuat iklim kompetisi semakin ketat dan memberi manfaat besar bagi para pemain lokal.

"Total 72 tim dari 13 negara berkumpul di sini. Pemain-pemain Indonesia mendapat kesempatan berharga menghadapi negara lain tanpa harus bepergian ke luar negeri," ujar Indra Sjafri.

Ia juga menegaskan bahwa pembentukan pemain berkualitas membutuhkan proses kompetisi yang berkesinambungan dan bertaraf internasional.

"Sejatinya sepak bola itu butuh proses. Tidak bisa instan. GIC menjadi salah satu rangkaian dalam proses tersebut. Menempa pemain muda Indonesia melalui kompetisi bertaraf internasional," jelas Indra Sjafri.

Adapun 13 negara yang berpartisipasi dalam GIC 2026 mencakup Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Singapura, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Sri Lanka, Pakistan, Jepang, dan China.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed