Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia 20 Korban Jiwa Dilaporkan
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026) pukul 07.34 waktu setempat, yang mengakibatkan sedikitnya 20 orang tewas dan enam bandara ditutup akibat kerusakan infrastruktur.
Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan episentrum gempa berpusat di darat dekat San Jose del Palmar, Departemen Choco, atau sekitar 280 kilometer di sebelah barat Bogota dengan kedalaman 107 kilometer. Guncangan keras ini dilaporkan terasa hingga ke negara tetangga seperti Ekuador dan Panama.
Korban jiwa teridentifikasi di dua wilayah utama, yakni 18 korban meninggal dunia di Kota Pereira dan dua korban di Manizales. Selain korban jiwa, sejauh ini dilaporkan terdapat puluhan bangunan runtuh serta sejumlah warga terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Dampak kerusakan pada infrastruktur penerbangan memaksa pihak otoritas penerbangan sipil menghentikan sementara operasional enam bandara. Fasilitas penerbangan yang ditutup tersebar di kota Pereira, Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, serta Buenaventura.
Pasca-kejadian utama, USGS juga mencatat gempa susulan berukuran magnitudo 5,0 di wilayah barat San Jose del Palmar pada pukul 08.18 waktu setempat dengan kedalaman 98,5 kilometer. Gempa susulan ini tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.
Menanggapi situasi darurat nasional tersebut, Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella mengumumkan pengerahan langsung penanganan bencana ke wilayah terdampak.
"Saya menuju Bogota untuk fokus menangani situasi darurat yang dihadapi negara kita. Saya telah membentuk pusat komando terpadu di Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana (UNGRD)," kata Abelardo de la Espriella, Presiden Kolombia.
Pemerintah pusat memprioritaskan penanganan langsung di titik-titik kerusakan terparah pasca-gempa.
"Dari sana, saya akan secara pribadi mengarahkan upaya bantuan bagi masyarakat di Choco, Coffee Axis, dan seluruh wilayah yang terdampak," kata Abelardo de la Espriella, Presiden Kolombia.
Sementara itu, warga di ibu kota Bogota sempat berhamburan keluar rumah menuju jalanan saat sirene darurat dibunyikan guna mengantisipasi bahaya gempa susulan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow