Gempa Magnitudo 3,6 Mengguncang Nabire Papua Tengah
Guncangan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,6 melanda wilayah Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 16.23 WIT akibat adanya aktivitas sesar aktif di darat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG melaporkan episenter gempa dangkal ini berada di darat pada kedalaman 43 kilometer, dengan posisi 12 kilometer tenggara Nabire. Berdasarkan hasil pemendolan instansi tersebut yang dilansir dari rri.co.id, papua.inews.id, dan mediakampung.com, fenomena alam ini dipastikan tidak berpotensi memicu bencana tsunami.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah V, Yustus Rumakiek, menyampaikan penjelasan mengenai karakteristik getaran tersebut melalui keterangan tertulis resmi.
"With memperhatikan lokasi episenter and kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal. Akibat adanya aktivitas sesar aktif," ujar Yustus Rumakiek, Kepala Balai Besar MKG Wilayah V.
Dampak guncangan tektonik ini dirasakan oleh masyarakat setempat dalam skala intensitas II MMI. Yustus Rumakiek memaparkan laporan mengenai kondisi riil pergerakan properti di lapangan.
"Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang," kata Yustus Rumakiek.
Pihak BMKG mengonfirmasi melalui rilis resmi yang dikutip papua.inews.id bahwa pemantauan hingga pukul 16.40 WIT belum mendeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.
"Gempa (UPDATE) Mag:3.6, 17-Mei-26 14:23:19 WIB, Lok:3.47 LS, 135.51 BT (Pusat gempa berada di darat 12 km tenggara Nabire), Kedlmn:43 Km Dirasakan (MMI) II Nabire," tulis BMKG.
Sebelum insiden ini terjadi, pojokpapua.id mengabarkan bahwa BMKG juga mencatat aktivitas seismik berupa gempa bermagnitudo 2,9 di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 04.09 WIB yang berpusat di laut pada kedalaman 10 kilometer. Secara geologis, wilayah Papua Barat dan sekitarnya tergolong rawan karena berada di area pertemuan Lempeng Pasifik, Indo-Australia, dan Eurasia.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang serta menghindari bangunan yang retak atau rusak, sekaligus memastikan kelayakan serta keamanan struktur bangunan sebelum kembali masuk ke dalam rumah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow