Gil Vicente Jamu Academico Viseu pada Pekan Kelima Liga Portugal

Smallest Font
Largest Font

Gil Vicente dijadwalkan menjamu Academico Viseu pada pertandingan pekan kelima Liga Portugal di Estadio Cidade de Barcelos pada Minggu, 7 September 2026, pukul 20.30 waktu setempat. Tuan rumah berambisi mempertahankan tren positif tanpa kebobolan, sementara tim tamu membidik kemenangan perdana musim ini.

Hingga pekan kelima, Gil Vicente menempati peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi tujuh poin dari tiga laga usai mengantongi dua kemenangan dan satu hasil imbang. Skuad asuhan Luis Pinto tersebut mencatatkan tiga gol tanpa pernah memungut bola dari gawang sendiri, menjadikannya satu-satunya tim dengan rekor pertahanan bersih di liga setelah FC Porto kebobolan pekan ini.

Sebaliknya, Academico Viseu tertahan di posisi ke-15 klasemen dengan raihan dua poin dari empat pertandingan usai mencatatkan dua hasil imbang dan dua kekalahan. Tim promosi yang kembali ke kasta tertinggi setelah 37 tahun tersebut menelan kekalahan dari Santa Clara dan FC Porto, serta bermain imbang melawan Benfica dan Maritimo.

Dalam konferensi pers menjelang pertandingan, pelatih Gil Vicente menegaskan fokus utamanya adalah mengamankan poin penuh di kandang sendiri.

"Yang benar-benar penting adalah bagaimana kami mempersiapkan diri untuk kembali bersaing di rumah kami dan mengamankan tiga poin," kata Luis Pinto, Pelatih Gil Vicente.

Mengenai dinamika bursa transfer, pelatih Gil Vicente menyoroti pentingnya peran gelandang Santi Garcia yang bertahan di klub meski sempat diminati klub lain.

"Santi, jika dia hampir selalu bermain, itu ada alasannya," ujar Luis Pinto, Pelatih Gil Vicente.

Pelatih Gil Vicente menambahkan bahwa fokus dan komitmen pemain menjadi hal utama dalam menghadapi laga ini.

"Fakta menjadi seorang pesepak bola harus dipandang sebagai sebuah hak istimewa, dan bermain di Gil Vicente bahkan lebih dari itu," tutur Luis Pinto, Pelatih Gil Vicente.

Ia juga mengekspresikan kepuasannya terhadap pergerakan klub di bursa transfer jelang penutupan.

"Sangat puas," ucap Luis Pinto, Pelatih Gil Vicente.

Terkait strategi permainan, pelatih Gil Vicente mengakui perlunya peningkatan efektivitas serangan dibanding laga sebelumnya.

"Pertandingan akan berbeda karena Academico de Viseu bertahan dengan cara yang berbeda dari Famalicao. Strateginya harus berbeda, tetapi identitasnya harus tetap menjadi milik kami. Di Famalicao kami memiliki identitas kami, tetapi secara ofensif kami tidak berhasil meraih kesuksesan sebanyak yang kami inginkan. Kami harus ingin menghasilkan lebih banyak secara ofensif daripada di pertandingan terakhir, kami sangat mengingat hal itu di kepala kami," kata Luis Pinto, Pelatih Gil Vicente.

Ia turut mewaspadai potensi potensi kejutan dari tim tamu saat melakoni laga tandang.

"Academico de Viseu telah menyulitkan banyak hal saat bermain di luar kandang. Mereka bermain imbang di dua lapangan yang sangat sulit dan, dalam salah satu pertandingan, mereka hampir menang," ujar Luis Pinto, Pelatih Gil Vicente.

Menanggapi kepindahan Facundo Caseres ke Santos Laguna, pelatih Gil Vicente menilai kedalaman skuadnya tetap terjaga.

"Kami tahu ada kebutuhan finansial dari klub dan kami memiliki pemain yang sangat siap di sini untuk menghadapi kepergian Caseres, seperti Ze Carlos, Prioste juga lebih dari terbiasa bermain di posisi 6, Bamba yang sedang pulih dari cedera juga, Lausen biasa bermain di posisi 6 atau 8," tutur Luis Pinto, Pelatih Gil Vicente.

Ia pun menyambut baik keputusan Santi Garcia untuk bertahan bersama tim.

"Menjadi pesepak bola adalah sebuah hak istimewa dan menjadi pesepak bola di klub seperti Gil Vicente bahkan lebih dari itu. Dia memiliki tanggung jawab kepada Gil Vicente untuk fokus secara fisik dan mental di sini dan begitulah cara saya menemukannya minggu ini. Saya senang dia terus di sini dan tim yang diuntungkan oleh hal itu," ucap Luis Pinto, Pelatih Gil Vicente.

Di sisi lain, pelatih Academico Viseu memilih fokus pada peningkatan performa tim ketimbang mengomentari keputusan wasit yang merugikan timnya dalam beberapa laga terakhir.

"Tentu saja tidak mengondisikan pekerjaan. Saya pikir kita harus, di atas segalanya, membedakan apa yang bergantung pada kita dan apa yang tidak. Dengan demikian, perwasitan tidak bergantung pada kita, kita fokus pada pekerjaan kita.

Saya setuju bahwa pada akhirnya menyebalkan betapa mudahnya beberapa hal ditiup dan yang lain tidak ditiup, tetapi kita membatasi diri pada apa yang kita kontrol dan pekerjaan kita. Ini adalah proses yang kami terapkan sehari-hari, di situlah kami berkonsentrasi dan tidak ada yang kehilangan fokus sehubungan dengan pekerjaan karena tidak ada gunanya," kata Bruno Pinheiro, Pelatih Academico Viseu.

Ia membeberkan pandangannya mengenai kontak fisik dan pelanggaran di dalam kotak penalti.

"Bahkan tidak perlu mengukur apa pun, untuk alasan yang sangat sederhana. Saya pikir ada kebingungan di kepala semua orang di sini. Satu hal adalah menginginkan permainan dengan lebih sedikit pelanggaran dan mengizinkan lebih banyak kontak.

Hal lain adalah mengizinkan kontak ilegal, apa pun yang melibatkan lengan, pegangan, tarikan, tidak diizinkan. Untuk itu kita memasukkan bola oval ke dalam lapangan. Dan bukan itu yang terjadi di sini, bolanya bulat.

Bagi saya, ini bukan masalah intensitas. Dari saat pemain tidak memiliki niat untuk memainkan bola dan memegang lawan, mencegahnya menjangkau bola, itu bahkan tidak perlu diperdebatkan. Membandingkan gerakan itu dengan penalti yang diberikan kepada kami di Madeira adalah hal yang konyol, karena itu adalah gerakan yang berbeda, tidak ada pembicaraan," ujar Bruno Pinheiro, Pelatih Academico Viseu.

Mengenai kekecewaannya terhadap perolehan poin saat ini, pelatih Academico Viseu menilai timnya layak mendapat hasil lebih baik.

"Saya tidak mengontrol apa yang dikatakan orang, saya juga tidak mendengarkannya. Saya tidak memiliki media sosial atau menonton program televisi, jadi saya membatasi diri untuk menonton pertandingan, menganalisisnya, dan menyiapkan pekerjaan tim saya. Sekarang, ini sangat tidak nyaman, saat ini kami akan memiliki beberapa poin lagi dan, setelah menghadapi Benfica dan FC Porto, jika pada pekan ke-4 kami memiliki 5 poin yang kami buat di lapangan untuk layak mendapatkannya, kami akan berada dalam situasi yang sangat nyaman dan cukup memuaskan.

Inilah kenyataannya, tetapi saya tidak mengontrolnya, dan terserah saya dan para pemain untuk terus bekerja, fokus pada sepak bola dan menyerahkan pembicaraan itu kepada para ahli. Kepada orang-orang di klub yang juga bisa bertanggung jawab dan campur tangan dalam aspek itu. Karena pelatih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan dan saya ingin mengakhiri topik perwasitan, karena sepertinya saya ingin berlindung dari hasil pada hal-hal yang tidak saya kontrol.

Tanggung jawab saya adalah pekerjaan lapangan. Dari empat pertandingan yang kami mainkan, Benfica dan FC Porto sangat sulit. Sudah dengan Santa Clara dan Maritimo, kami melakukan hal yang cukup untuk bermain imbang di kandang dengan yang pertama dan menang di Madeira.

Dan itulah yang paling menenangkan saya, bahkan tanpa memenangkan pertandingan, mengetahui bahwa kami melakukan hal yang cukup untuk mencapainya," tutur Bruno Pinheiro, Pelatih Academico Viseu.

Pelatih Academico Viseu memuji pengelolaan klub lawan yang dinilainya sangat stabil di kasta tertinggi.

"Mengenai bursa transfer, tutup hari ini dan kami menyerahkan perhitungan itu untuk nanti. Masih bisa ada pergerakan dan masih terlalu dini untuk membicarakannya. Gil Vicente adalah tim yang sudah terkonsolidasi di Primeira Liga, telah melakukan pasar yang sangat menarik.

Mereka telah melakukan penjualan yang sangat bagus dan menginvestasikan kembali dalam skuad dengan sangat baik, jadi kami akan menghadapi lawan dari yang kuat di Primeira Liga. Ini adalah klub yang dikelola dengan baik, dengan struktur Primeira Liga dan rekrutan berkualitas. Tapi, seperti biasa, ambisi kami adalah untuk menang dan kami bersiap untuk itu.

Kami ingin pergi dan menang di Barcelos," ucap Bruno Pinheiro, Pelatih Academico Viseu.

Ia menegaskan tekad timnya untuk tampil konsisten sepanjang 90 menit guna mencuri poin penuh.

"Gil Vicente memenangkan dua pertandingan yang dimainkannya di kandang, dan memenangkannya dengan baik. Belum kebobolan gol apa pun di kejuaraan ini, yang sudah menjelaskan cukup banyak tentang lawan ini. Sekarang, kami menganalisis lawan, kami akan hadir di lapangan dengan strategi yang tidak akan saya ungkapkan di sini sebelum pertandingan.

Saya tidak keberatan nanti, setelah pertandingan, menjelaskan pilihan dan alasan bertindak dengan cara tertentu. Tapi pertandingan telah disiapkan, mengetahui kesulitan yang akan diciptakan lawan kepada kami. Kami yakin bahwa kami akan menciptakan lebih banyak kesulitan bagi mereka daripada yang diciptakan oleh lawan sebelumnya yang bermain di Barcelos.

Itulah tantangannya. Kami, Academico, harus mulai berpikir bahwa jika kami ingin memenangkan pertandingan, kami harus bermain lebih banyak dan lebih baik daripada yang lain. Ini adalah gagasan yang harus disampaikan kepada semua orang.

Kami belum mendekati apa yang paling saya bayangkan dan di dalam apa yang terbaik yang telah kami lakukan, kami belum berhasil menjadi konsisten selama 90 menit. Saya tidak mengatakan bahwa kita harus bermain banyak dan baik, karena kita belum mampu melakukannya, tetapi apa yang kita tahu bagaimana melakukannya, hendaklah kita melakukannya dengan baik selama 90 menit. Dan jika kita melakukannya, kita akan mampu memenangkan banyak pertandingan di Primeira Liga ini," kata Bruno Pinheiro, Pelatih Academico Viseu.

Klasemen Sementara Liga Portugal 2026/2027
#KlubMainMSKSGPoin
1FC Porto5500+1015
2CP Esportivo5410+913
3Benfica4310+1110
5Santa Clara4220+28
6Gil Vicente3210+37
7SC Braga3210+27
14Avenida Rio4103-53
15Academico Viseu4022-42
16Alverca5023-52

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed