Hacker Curi Ribuan Bitcoin Rp 5,9 Triliun dari Liquid Network
Seorang hacker mencuri sekitar 4.000 Bitcoin senilai USD 340 juta atau sekitar Rp 5,9 triliun dari blockchain Liquid Network yang digunakan untuk transaksi kripto cepat, demikian dilansir dari Detik iNET.
Liquid Network mengungkap bahwa dari total 4.200 Bitcoin di dompet Liquid Federation, 4.000 di antaranya telah dicuri oleh hacker yang mengaku white-hat. Hacker ini memindahkan dana setelah menemukan celah keamanan dengan niat mengembalikannya, biasanya demi imbalan.
"Dompet Liquid akan terpengaruh, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," tulis Liquid Network di X, Rabu (9/9/2026). Mereka juga menegaskan anggota federasi aktif menyelesaikan masalah untuk memulihkan aktivitas jaringan.
Identitas hacker belum diketahui, tetapi laporan media kripto menyebut hacker mengeksploitasi celah keamanan untuk mengakses dana. Hacker tersebut berjanji akan mengembalikan Bitcoin jika Blockstream, induk Liquid Network, memperbaiki celah itu.
Samson Mow, mantan eksekutif Blockstream, menyatakan di X bahwa bug sudah diperbaiki. Sekitar 3.400 hingga 4.000 Bitcoin sudah dikembalikan, namun 600 Bitcoin senilai USD 47 juta masih dipegang hacker.
Mow menambahkan bahwa operasional Liquid Network akan dihentikan sementara untuk perbaikan keamanan sebelum layanan dibuka kembali.
Liquid Network mempercepat transaksi dengan menerbitkan Liquid Bitcoin (L-BTC) sebagai pengganti Bitcoin asli yang dikunci di jaringan, mengatasi lambatnya transaksi di blockchain Bitcoin utama.
Peretasan ini menjadi bagian dari serangkaian serangan siber pada beberapa bulan terakhir. Minggu lalu, platform pinjaman aset digital yang terhubung dengan Crypto.com juga mengalami kerugian USD 6 juta akibat peretasan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow