Harga Ethereum Hari Ini Bergerak di Bawah 2.000 Dolar AS Akibat Aksi Jual

Smallest Font
Largest Font

Harga Ethereum hari ini berada di bawah level 2.000 dolar AS pada perdagangan Rabu, 3 Juni 2026 akibat kelanjutan aksi jual massal di pasar aset digital. Penurunan ini dipicu oleh sentimen negatif global dan arus keluar dana besar-besaran dari produk investasi berbasis kripto selama beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, Ethereum sempat menyentuh harga 2.001 dolar AS sebelum akhirnya melemah 0,44 persen dalam 24 jam terakhir. Tekanan jual yang kuat membuat para analis memperkirakan pergerakan Ethereum akan tertahan di rentang harga yang cukup ketat.

Kondisi ini memicu pertanyaan di kalangan investor mengenai "kenapa harga kripto turun hari ini" secara serentak. Penurunan tidak hanya melanda Ethereum, melainkan juga terjadi pada mayoritas aset kripto berkapitalisasi besar lainnya yang kompak memerah.

Lembaga riset pasar mencatat total kapitalisasi pasar aset kripto global telah menyusut sebesar 2,6 persen menjadi 2,41 triliun dolar AS. Penurunan ini memperpanjang tren koreksi yang sudah berlangsung selama tujuh pekan berturut-turut.

Bitcoin sebagai aset kripto utama juga mengalami koreksi sebesar 3,48 persen ke kisaran 71.300 dolar AS atau setara dengan Rp1,27 miliar. Di beberapa bursa berjangka, Bitcoin bahkan sempat terperosok hingga menyentuh level 70.209 dolar AS.

Berikut adalah data perbandingan harga dan performa beberapa aset kripto utama pada perdagangan pekan pertama Juni 2026:

Tabel Kinerja Aset Kripto Teratas Awal Juni 2026
Nama Aset KriptoHarga TerkiniPerubahan 24 JamEstimasi Rentang Support
Bitcoin (BTC)$71.300-3,48%$70.000
Ethereum (ETH)$2.001-0,44%$1.950 – $2.150
Binance Coin (BNB)$693-2,25%
Solana (SOL)$81,35-1,32%
Ripple (XRP)$1,29-2,83%$1,25

Data di atas memperlihatkan bahwa pelemahan terjadi merata di seluruh sektor papan atas. Ethereum sendiri diproyeksikan masih akan menguji area pertahanan bawah di kisaran 1.950 hingga 2.150 dolar AS dalam beberapa hari ke depan.

Arus Keluar Dana ETF Ethereum

Faktor utama yang memperparah kinerja Ethereum menuju awal Juni ini adalah minimnya dukungan likuiditas dari investor institusional. Laporan dari lembaga SoSoValue menunjukkan bahwa Exchange-Traded Funds atau ETF Ethereum mencatatkan performa yang kurang memuaskan.

Produk ETF Ethereum mengalami arus dana keluar bersih sebesar 44,44 juta dolar AS hingga posisi 1 Juni 2026. Catatan merah ini mencerminkan aksi lepas aset yang terjadi selama empat minggu berturut-turut dari para pengelola dana besar.

Meskipun demikian, akumulasi dana jangka panjang pada produk ini sebenarnya masih berada di angka yang cukup masif. Hingga saat ini, arus masuk kumulatif rata-rata komoditas tersebut bertengger di angka 11,33 pipis dolar AS, dengan total aset bersih yang dikelola mencapai 11,14 miliar dolar AS.

Kenapa ETH Akan Mengejutkan Semua Orang! | Salam Sukses

Kondisi serupa melanda instrumen ETF Bitcoin Spot yang mengalami arus keluar fantastis sebesar 2,43 miliar dolar AS sepanjang Mei 2026. Penurunan terdalam terjadi pada pekan terakhir Mei dengan angka perpindahan dana mencapai 1,42 miliar dolar AS.

Dampak Sentimen Makro dan Geopolitik

Berdasarkan update berita crypto terbaru, kegagalan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran menjadi salah satu faktor makroekonomi yang menekan selera risiko investor. Pasar finansial secara luas cenderung memilih aset aman atau cash dibandingkan aset kripto.

Penurunan ini juga memengaruhi performa bulanan Bitcoin yang menutup bulan Mei 2026 dengan imbal hasil negatif sebesar 3,41 persen. Padahal, Bitcoin sempat menyentuh titik tertinggi di level 82.790 dolar AS sebelum akhirnya ditutup terkoreksi ke angka 73.579 dolar AS akhir bulan lalu.

Dominasi pasar Bitcoin saat ini berada di level 59,25 persen, yang menunjukkan bahwa sebagian besar likuiditas masih tertahan di aset utama dibandingkan dialokasikan ke altcoins seperti Ethereum.

Meskipun pasar jangka pendek sedang mengalami tekanan hebat, beberapa pengamat institusional seperti Standard Chartered tetap memiliki pandangan positif jangka panjang. Beberapa lembaga keuangan global masih optimistis terhadap kegunaan fundamental jaringan blockchain ini.

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Volume perdagangan harian Ethereum terpantau masih fluktuatif menjelang penutupan sesi pasar Amerika Serikat. Pelaku pasar kini cenderung bersikap waspada sembari menunggu rilis data ekonomi makro lebih lanjut yang dapat memengaruhi arah kebijakan suku bunga global.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed