Harga Ethereum Hari Ini Merosot Sentuh Rp25,5 Juta di Tengah Tekanan Pasar Global
Harga Ethereum hari ini terpantau mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Minggu, 7 Juni 2026. Aset kripto terbesar kedua ini terus bergerak di zona merah menyusul tekanan jual yang masif di pasar global.
Berdasarkan data terbaru dari Pluang dan Tokocrypto, harga Ethereum (ETH) per USD kini berada di level USD 1.566,57. Angka tersebut mencerminkan koreksi yang cukup dalam bagi para pemegang aset digital ini.
Dalam kurun waktu 24 jam terakhir saja, penurunan harga tercatat bervariasi di beberapa platform, mulai dari minus 1,64 persen, minus 1,82 persen, hingga menyentuh minus 1,98 persen.
Penurunan harian ini memperpanjang tren negatif yang dialami ETH selama beberapa waktu terakhir. Jika diakumulasikan, perubahan harga Ethereum dalam 7 hari terakhir telah anjlok sebesar 22,74 persen.
Koreksi tajam tersebut berimbas langsung pada nilai kapitalisasi pasar Ethereum yang saat ini menyusut ke angka USD 189,06 miliar atau setara dengan Rp3.394,2 triliun menurut data Binance.
Meskipun terjadi penurunan harga yang konstan, aktivitas perdagangan terpantau masih sangat tinggi. Volume perdagangan Ethereum dalam 24 jam terakhir dilaporkan menembus angka USD 18,15 miliar atau sekitar Rp386,73 triliun.
Tingginya volume perdagangan ini dipicu oleh besarnya jumlah suplai beredar Ethereum yang kini telah mencapai 120,68 juta ETH hingga 120,684,554 ETH secara global.
Aktivitas Transaksi dan Perbandingan Historis
Data internal pasar menunjukkan adanya dinamika menarik dari sisi perilaku para pelaku pasar. Berdasarkan catatan Binance, rata-rata investor menahan atau melakukan holding terhadap aset Ethereum mereka selama sekitar 100 hari.
Sementara itu, aktivitas perdagangan terbaru menunjukkan dominasi yang sangat kuat dari sisi beli. Tercatat ada 23 persen aktivitas Sell (jual) berbanding terbalik dengan 77 persen aktivitas Buy (beli).
Jika melihat ke belakang, volatilitas ekstrem ini sebenarnya bukan hal baru bagi Ethereum. Dalam sejarah perjalanannya, ETH memiliki rekam jejak harga historis yang sangat kontras dari waktu ke waktu.
Rekor Tertinggi dan Terendah Sepanjang Masa
Ethereum pernah mencatatkan masa kejayaan luar biasa saat menyentuh harga tertinggi sepanjang masa (ATH) di angka USD 4.953,73 atau setara dengan Rp80.416.423 per keping.
Sebaliknya, pada masa-masa awal pertumbuhannya, harga terendah sepanjang masa aset ini pernah berada di level USD 0,42 atau setara dengan Rp5.771 per keping.
Rangkuman Kinerja Ethereum Hari Ini
Untuk mempermudah pemantauan pergerakan aset, berikut adalah tabel rincian performa dan data pasar Ethereum terbaru yang dihimpun dari berbagai sumber referensi penutupan pasar.
| Indikator Pasar | Nilai Aset (USD / Global) | Nilai Aset (IDR / Rupiah) |
|---|---|---|
| Harga Terkini per Keping | USD 1.566,57 | Rp25.500.000 |
| Kapitalisasi Pasar (Market Cap) | USD 189,06 miliar | Rp3.394,2 triliun |
| Volume Perdagangan (24 Jam) | USD 18,15 miliar | Rp386,73 triliun |
| Perubahan Harga (7 Hari) | -22,74% | -22,74% |
| Suplai Aset yang Beredar | 120,68 juta ETH | – |
Para pelaku pasar saat ini terus memantau pergerakan harga ETH ke IDR secara berkala untuk menentukan momentum masuk ataupun keluar pasar yang tepat di tengah volatilitas yang tinggi ini.
Fluktuasi yang tajam ini sekaligus menjadi pengingat penting mengenai besarnya keuntungan dan risiko investasi Ethereum yang wajib dipahami, terutama bagi para pemula yang baru terjun ke dunia kripto.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.
Hingga saat ini, pergerakan harga Ethereum masih sangat dinamis dan berpotensi mengalami perubahan dalam hitungan jam seiring dengan sentimen pasar yang berkembang di tingkat global.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow