Harga Kopi Dunia Turun Jadi 265,82 USd per Lbs pada Perdagangan 22 Juni 2026
Harga kopi dunia hari ini mencatatkan penurunan pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026, setelah menutup sesi akhir pekan lalu di zona merah. Berdasarkan data perdagangan internasional per 19 Juni 2026, komoditas barista global ini parkir di level 265,82 USd/Lbs atau mengalami penurunan sebesar 0,74 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Koreksi ini memperpanjang tren negatif komoditas kopi di pasar berjangka dalam beberapa waktu terakhir.
Hingga saat ini, pergerakan nilai tukar dan pasokan dari negara produsen utama masih menjadi motor penggerak utama di papan perdagangan.
Penurunan harga yang terjadi pada hari ini mengonfirmasi posisi grafik harga kopi berjangka internasional yang masih bergerak fluktuatif cenderung melemah. Dalam catatan satu bulan terakhir, harga komoditas ini sudah tergerus sebesar 0,92 persen.
Jika ditarik lebih jauh ke belakang, performa harga kopi menunjukkan depresiasi yang cukup dalam.
Dalam periode satu tahun terakhir, harga komoditas andalan ini tercatat menyusut hingga 16,60 persen. Kendati demikian, posisi harga saat ini sebenarnya masih berada dalam rentang historis yang tinggi jika berkaca pada pergerakan jangka panjang pasar komoditas global.
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
Perbandingan Rekor Harga Historis
Pasar kopi internasional sempat mengalami lonjakan luar biasa dalam beberapa tahun terakhir sebelum akhirnya memasuki fase konsolidasi seperti sekarang. Level harga saat ini terpaut cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high).
Catatan sejarah pasar komoditas dari periode 1972 hingga 2026 menunjukkan performa puncaknya terjadi pada awal tahun lalu.
Harga tertinggi sepanjang masa berhasil ditembus pada level 440,85 USd/Lbs yang terjadi pada Februari 2025.
Dinamika Pasokan dari Daerah Penghasil Kopi Terbesar di Dunia
Pergerakan harga di bursa berjangka sangat bergantung pada volume panen dari sejumlah daerah penghasil kopi terbesar di dunia. Struktur pasokan global saat ini masih terkonsentrasi pada beberapa negara utama di kawasan Amerika Latin dan Asia Tenggara.
Brasil memegang peranan paling vital dalam menentukan arah tren harga karena menguasai pasokan terbesar.
Negara pimpinan Amerika Selatan tersebut menghasilkan 40 persen dari total pasokan kopi dunia, dengan fokus utama pada pemenuhan pasar jenis Arabika.
Sementara itu, kawasan Asia Tenggara diwakili kuat oleh Vietnam yang memproduksi sekitar 15 persen dari pasokan global dengan fokus pada komoditas Robusta. Di samping kedua raksasa tersebut, Indonesia juga mengukuhkan posisinya sebagai salah satu produsen utama untuk kopi jenis Robusta di pasar internasional, disusul eksportir penting lain seperti Peru, India, Uganda, Ethiopia, Meksiko, dan Pantai Gading.
Struktur Pasar dan Perbedaan Karakteristik Produk
Di pasar perdagangan global, komoditas ini terbagi secara tegas ke dalam dua jenis utama yang memiliki serapan pasar berbeda. Pertanyaan mengenai "apa bedanya kopi arabika dan robusta" sering menjadi acuan pelaku industri dalam memetakan target konsumen.
Secara volume perdagangan, pangsa pasar kedua jenis komoditas ini tidak berimbang di lantai bursa.
Kopi Arabika menyumbang porsi dominan sebesar 75 persen dari total produksi dunia, sedangkan kopi Robusta mengisi 25 persen sisanya.
Berikut adalah rincian data distribusi dan preferensi pasar konsumen kopi global:
| Jenis Biji Kopi | Pangsa Produksi Dunia | Wilayah Konsumen Utama |
|---|---|---|
| Arabika | 75% | Amerika Serikat |
| Robusta | 25% | Eropa (untuk Espresso) |
Biji Robusta sangat populer di kawasan Eropa dan banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku kopi espresso karena karakteristik rasanya. Sebaliknya, biji Arabika memiliki basis pasar yang sangat kuat di Amerika Serikat untuk memenuhi kebutuhan industri kopi premium di sana.
Fluktuasi harga global ini diperkirakan terus berlanjut seiring dinamika cuaca di negara produsen.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow