Harga Minyak Dunia Bertengger di Level USD100 per Barel Hari Ini

Smallest Font
Largest Font

Harga minyak dunia hari ini, Sabtu (12/9/2026), bergerak di kisaran level USD100 per barel setelah mengalami tekanan teknis dari kenaikan signifikan pada sesi sebelumnya. Pasar komoditas energi global terus mencermati dinamika pasokan serta eskalasi geopolitik yang mengerek harga komoditas ini hingga puluhan persen dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Berdasarkan data perdagangan komoditas pada 11 September 2026, harga minyak mentah jenis Crude Oil berada di level USD100,01 per barel, mengalami penurunan harian sebesar 2,41 persen. Meski mengoreksi tipis pada akhir pekan, tren secara keseluruhan menunjukkan penguatan tajam sebesar 20,10 persen dalam satu bulan terakhir serta lonjakan 59,53 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, minyak mentah standar internasional Brent tercatat berada di level USD104,40 per barel, atau melemah 3,00 persen dalam penutupan harian. Kendati demikian, Brent masih mencatatkan kenaikan bulanan sebesar 17,33 persen dan menguat 55,85 persen secara tahunan. Sehari sebelumnya, tepatnya pada 10 September 2026, harga minyak mentah sempat menyentuh USD103,91 per barel dengan lonjakan harian mencapai 8,18 persen.

Eskalasi Perang Naik, Harga Minyak Mentah Ikut Menanjak | METRO TV

Dinamika Pasar Energi dan Perbandingan Komoditas

Lonjakan harga komoditas energi dalam beberapa pekan terakhir didorong oleh berbagai isu pasokan global. Banyak pelaku pasar melontarkan pertanyaan seperti "kenapa harga minyak naik turun" secara drastis dalam kurun waktu singkat. Faktor utama yang mempengaruhi gejolak ini meliputi ketegangan geopolitik di kawasan produsen utama, penyesuaian volume produksi, serta proyeksi permintaan energi dunia.

Pergerakan signifikan ini juga memicu pertanyaan masyarakat mengenai "berapa harga minyak sekarang" jika dibandingkan dengan jenis energi fosil lainnya. Selain minyak mentah, komoditas energi lain seperti gas alam menunjukkan pergerakan yang cenderung lebih stabil di pasar internasional.

Data Performa Harga Komoditas Energi Pasar Dunia (Per 11 September 2026)
KomoditasHarga TerakhirPerubahan HarianPerubahan BulananPerubahan Tahunan
Minyak Mentah (Crude Oil)100,01 USD/Bbl-2,41%+20,10%+59,53%
Minyak Brent104,40 USD/Bbl-3,00%+17,33%+55,85%
Gas Alam2,82 USD/MMBtu-0,45%+0,62%-4,07%

Memahami Jenis Minyak Mentah Utama Dunia

Bagi pelaku pasar pemula, sering kali timbul kebingungan mengenai "apa itu minyak Brent dan WTI" yang menjadi acuan utama transaksi komoditas energi. Keduanya merupakan instrumen minyak mentah standar internasional namun memiliki karakteristik dan wilayah asal yang berbeda.

Minyak Brent

Minyak mentah Brent diekstrak dari Ladang Minyak Laut Utara di Eropa. Jenis ini bertekstur ringan dan manis (sweet crude), menjadikannya ideal untuk diolah menjadi bensin dan diesel. Brent digunakan sebagai tolok ukur utama untuk penetapan harga sebagian besar minyak mentah dunia, khususnya di wilayah Eropa, Afrika, dan Timur Tengah.

Minyak WTI (West Texas Intermediate)

WTI adalah jenis minyak mentah yang ditambang dari sumur-sumur di Amerika Serikat. Minyak ini memiliki kualitas sangat tinggi dengan kandungan sulfur yang lebih rendah dibanding Brent. WTI menjadi tolok ukur utama bagi perdagangan komoditas minyak di kawasan benua Amerika.

Kondisi pasar komoditas saat ini masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang sejarah (all-time high). Berdasarkan data historis perdagangan komoditas, harga minyak mentah dunia pernah menyentuh level puncaknya sebesar USD410,45 per barel pada Desember 2025 lalu.

Untuk pergerakan ke depan, konsensus pasar memproyeksikan pergerakan harga yang cenderung terkolidasi dalam kurun waktu mendatang. Pada akhir kuartal berjalan ini, harga minyak mentah diperkirakan berada pada level USD92,63 per barel. Namun, dalam rentang waktu 12 bulan ke depan, prediksi harga minyak menunjukkan potensi penguatan kembali menuju level USD109,17 per barel.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Pergerakan harga komoditas mentah ini terus dipantau secara ketat oleh para pelaku usaha dan pemerintah guna mengantisipasi dampaknya terhadap harga bahan bakar minyak domestik serta laju inflasi nasional.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed