Hearts Incar Gelar Juara Scottish Premiership Lawan Celtic
Klub sepak bola Hearts bersiap menantang tuan rumah Celtic di Stadion Celtic Park pada Sabtu, 16 Mei 2026, dalam pertandingan pekan terakhir yang menjadi penentu juara Scottish Premiership musim ini. Hearts saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan satu poin atas Celtic.
Tim tamu hanya membutuhkan hasil imbang dari total 38 pertandingan untuk meraih trofi liga pertama mereka sejak musim 1959-1960. Keberhasilan menghindari kekalahan juga akan menghentikan dominasi Old Firm selama 40 tahun, menjadikannya tim pertama di luar Celtic dan Rangers yang juara sejak Aberdeen pada 1985.
Pelatih Hearts, Derek McInnes, menyatakan kesiapannya menjelang laga krusial di markas lawan tersebut. Ia memprediksi situasi pertandingan akan sangat riuh.
"It will be bedlam," kata Derek McInnes, pelatih Hearts.
McInnes menambahkan bahwa pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada waktu makan siang hari Sabtu ini akan menjadi tontonan yang sangat menarik.
"Pure box office," ujar Derek McInnes, pelatih Hearts.
Menurut McInnes, laga ini merupakan penutup kompetisi yang sangat ideal bagi sepak bola Skotlandia karena menyuguhkan banyak drama serta ketegangan bagi para penonton.
"It's a perfect ending to a season for the league, for Scottish football, for drama and excitement. It's pure box office," tutur Derek McInnes, pelatih Hearts.
Meskipun menyadari kekuatan Celtic yang terus berkembang, McInnes optimis pasukannya mampu memberikan satu performa besar terakhir. Pihaknya mengaku sudah mengantisipasi bahwa persaingan juara akan berlangsung hingga pekan terakhir.
"I felt for a while it would go the full way, and we've been preparing for that. We knew we'd have to get good wins, and obviously, Celtic have shown improvements. Fair play to them and to our boys for making this the situation. It's important now that we have that one big performance in us to try and get over the line," ucap Derek McInnes, pelatih Hearts.
Atmosfer pertandingan diperkirakan tetap luar biasa walaupun jumlah pendukung Hearts yang hadir di Glasgow hanya berkisar 800 orang.
"It'll be bedlam, it'll be an unbelievable atmosphere," kata Derek McInnes, pelatih Hearts.
McInnes menegaskan timnya siap membalikkan prediksi publik yang lebih menjagokan Celtic untuk memenangkan laga kandang ini.
"There might be people out there who think everything's back on script – if Celtic win their home game, they win the league. But we've ripped the script up so often this season, and we've got one more in us, I think, and it's up to us to try and make that happen," ujar Derek McInnes, pelatih Hearts.
Sementara itu, pelatih interim Celtic, Martin O'Neill, memperkirakan tekanan besar akan dihadapi oleh skuadnya dalam laga yang berpotensi menjadi penampilan kandang terakhirnya.
"reasonable chance" cetus Martin O'Neill, pelatih interim Celtic.
O'Neill yang sebelumnya sukses membawa Celtic meraih enam kemenangan beruntun mengantisipasi atmosfer stadion yang sangat membara.
"electric" sebut Martin O'Neill, pelatih interim Celtic.
O'Neill menanggapi tekanan publik dengan santai dan menilai opini di luar klub saat ini justru lebih berpihak kepada tim lawan.
"because everybody outside of Celtic wants Hearts to win" kata Martin O'Neill, pelatih interim Celtic.
Pertandingan yang akan memulai sepak mula pada pukul 12.30 waktu setempat ini dipimpin oleh wasit Don Robertson, dibantu asisten Calum Spence dan David Roome, serta Kevin Clancy bertugas di kendali VAR.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow