FC Heidenheim Hadapi Dynamo Dresden di Tengah Lini Defensif Buruk

Smallest Font
Largest Font

1. FC Heidenheim bersiap menjamu Dynamo Dresden dalam laga lanjutan 2. Bundesliga pada Sabtu (29/08/2026) pukul 13.00 waktu setempat. Tim tuan rumah berada dalam tekanan besar usai menelan 12 gol dari tiga laga resmi awal musim.

Kondisi tidak stabil menyelimuti Heidenheim setelah menderita kekalahan 1-4 dari Hertha BSC di liga dan tersingkir dari DFB-Pokal akibat kalah 2-5 dari tim Regionalliga, Jeddeloh. Klub tersebut juga baru saja kehilangan pemain penting seperti Adrian Beck, Marvin Pieringer, dan Benedikt Gimber di bursa transfer.

Direktur Olahraga Dynamo Dresden, Sören Gonther, menyoroti keputusan Heidenheim melepaskan bek tengah Thomas Keller ke Dresden sebelum musim bergulir. Lini belakang Heidenheim kini tampak rapuh tanpa kehadiran sang bek.

"Itu benar. Jadi jika saya adalah Heidenheim, saya akan mempertahankannya. Tapi itu bukan wewenang saya," ujar Sören Gonther, Direktur Olahraga Dynamo Dresden.

Kinerja Keller di Heidenheim sebelumnya memang terbatas dengan catatan 22 penampilan dan satu gol selama empat tahun akibat cedera. Sang pemain mengonfirmasi bahwa kepindahannya terjadi atas permintaannya sendiri yang disetujui klub.

"Yang terpenting adalah pada akhirnya saya bisa pindah ke Dresden. Di antara proses itu tentu banyak hal terjadi antar klub. Saya sangat berterima kasih kepada Heidenheim karena saya mendatangi mereka dengan keinginan tersebut dan mereka akhirnya mengabulkannya," kata Thomas Keller, Bek Dynamo Dresden.

Meskipun lawan sedang terpuruk, Gonther menilai masa transisi Heidenheim usai terdegradasi dari Bundesliga sebagai hal wajar. Ia tetap mewaspadai kebangkitan skuad asuhan Frank Schmidt saat bermain di kandang.

"Saya percaya Heidenheim setelah terdegradasi memiliki fase yang tentu tidak langsung menanjak secara linier seperti yang biasa mereka alami sebelumnya. Ini adalah perombakan yang normal," kata Sören Gonther, Direktur Olahraga Dynamo Dresden.

Gonther meyakini tim tuan rumah akan tampil sangat agresif untuk mengamankan poin.

"Kedua kekalahan tersebut terjadi di laga tandang. Setiap orang dari kita mengenal Frank Schmidt dan tahu bahwa pada hari Sabtu para pemain yang tampil di kandang akan menunjukkan nilai-nilai dasar. Hal itu membuat tim lawan menunggu kita dengan pisau di antara gigi mereka," ujar Sören Gonther, Direktur Olahraga Dynamo Dresden.

Pelatih Kepala Heidenheim, Frank Schmidt, menegaskan pentingnya memperkokoh barisan pertahanan untuk menghentikan tren negatif. Pihaknya juga telah mendatangkan bek kiri baru, Michael Heule, dari FC Thun.

"Menampar diri sendiri akan menjadi hal yang buruk dalam pertandingan. Apakah kami marah atau terperangah, itu semua bisa saja terjadi, tetapi pertahanan adalah dasarnya. Etos kerja harus tepat," kata Frank Schmidt, Pelatih 1. FC Heidenheim.

Schmidt menyadari situasi timnya sedang tidak menentu akibat perombakan skuad, namun ia tetap membidik kemenangan atas Dresden.

"Ini adalah situasi yang tegang, kami membayangkannya secara berbeda," ujar Frank Schmidt, Pelatih 1. FC Heidenheim.

Pelatih yang menjalani musim ke-20 bersama Heidenheim itu menambahkan bahwa kestabilan tim sangat dibutuhkan saat ini.

"Tentu saja setiap orang bisa membayangkan bahwa saat ini ada banyak variabel di tim kami dan lebih sedikit konstan seperti yang biasa kami alami dalam beberapa tahun terakhir," kata Frank Schmidt, Pelatih 1. FC Heidenheim.

Guna memperbaiki performa, Schmidt meminta anak asuhnya kembali ke identitas permainan asal klub.

"Ini bukan lagi wajah yang kita kenal dari beberapa tahun terakhir. Sekarang kita harus mendapatkan kembali konsistensi dengan para pemain dan tim yang kita miliki di sini," ujar Frank Schmidt, Pelatih 1. FC Heidenheim.

Masalah pertahanan menjadi fokus utama perbaikan Schmidt sepanjang latihan pekan ini.

"Terlalu sering gawang yang salah kebobolan. Itu tidak boleh terjadi, itu tidak bisa diterima," kata Frank Schmidt, Pelatih 1. FC Heidenheim.

Heidenheim menargetkan poin penuh agar tidak semakin terpuruk di awal musim.

"Jika kami menang melawan Dresden, maka kami akan memiliki enam poin. Itu tidak terlalu buruk. Tapi saat ini hal itu belum terjadi," ujar Frank Schmidt, Pelatih 1. FC Heidenheim.

Di sisi lain, Pelatih Dynamo Dresden, Thomas Stamm, mewaspadai struktur pertahanan dan skema bola mati lawan. Ia meminta timnya mengantisipasi skema transisi cepat Heidenheim.

"Sebuah tim yang dalam kondisi normal bertahan dengan sangat berorientasi pada man-marking dan menyulitkan. Ini akan banyak tentang mengambil langkah ke depan saat menguasai bola. Pada situasi bola mati, mereka punya pembagian tugas bertahan yang sangat jelas dan sangat bertenaga saat menyerang," kata Thomas Stamm, Pelatih Dynamo Dresden.

Stamm menekankan pentingnya keberanian anak asuhnya dalam menerapkan penekanan tinggi.

"Untuk itu kami membutuhkan keberanian untuk melakukan counter-pressing dengan sangat baik, sehingga mereka tidak bisa menjalankan permainan transisi yang terarah ke lapangan," ujar Thomas Stamm, Pelatih Dynamo Dresden.

Ia juga melontarkan pujian atas konsistensi kepelatihan Schmidt di Heidenheim selama bertahun-tahun.

"Karena sangat tidak biasa dalam setting sepak bola untuk bekerja sama begitu lama. Klub itu selalu memancarkan ketenangan ke luar, meskipun di dalam internal tidak selalu demikian. Apa yang telah dicapai di sana dalam beberapa tahun terakhir hampir tidak bisa dijelaskan. Karena itu ini tugas yang berat, sebab setiap klub pasti melalui fase seperti ini," kata Thomas Stamm, Pelatih Dynamo Dresden.

Bursa transfer paruh musim 2. Bundesliga sendiri masih akan dibuka hingga Selasa (01/09/2026).

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed