Helikopter Pemadam Kebakaran Yunani Bertabrakan saat Padamkan Api di Psatha

Smallest Font
Largest Font

Dua helikopter pemadam kebakaran bertabrakan di wilayah Psatha, sebelah barat Athena, Yunani pada Minggu (2/8/2026), saat berusaha memadamkan kebakaran hutan besar di sekitar Teluk Korintus. Kecelakaan ini menyebabkan satu helikopter meledak dan jatuh terbakar, menewaskan dua awak, sementara dua awak lainnya berhasil selamat. Insiden tersebut menambah jumlah korban jiwa pemadam kebakaran yang meninggal dalam beberapa hari terakhir, termasuk dua di Kreta dan satu di Peloponnese.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis memperingatkan bahwa kondisi kebakaran yang diperparah angin kencang hingga 100 km/jam akan membawa "hari-hari yang sangat sulit" bagi negara.

"Ketika angin bertiup dengan kekuatan seperti itu, bahkan puluhan pesawat yang kami miliki tidak dapat beroperasi dengan aman," tulis Mitsotakis di media sosial. "Ada saat-saat ketika alam dan intensitas fenomena cuaca melampaui seluruh perencanaan manusia maupun kemampuan operasional," tambahnya.

Hampir 500 petugas pemadam berusaha mencegah api menyebar ke wilayah barat Athena, terutama di kota Porto Germeno di sebelah utara Psatha, setelah kebakaran meluas melewati pegunungan pada malam hari. Kepolisian Yunani merilis rekaman yang menunjukkan petugas berkeliling dari rumah ke rumah di desa Agios Nektarios, meminta warga segera mengungsi dengan membunyikan sirene dan berteriak.

Pada Jumat (31/7), sebanyak 254 orang dievakuasi melalui jalur laut, dan 12 orang lainnya pada Sabtu (1/8). "Sulit mempercayai apa yang kami lihat," ujar Nikos Georgopoulos dari laboratorium pengelolaan hutan Universitas Aristoteles Thessaloniki. "Api menyebar dengan sangat cepat." Sekitar 100 petugas pemadam juga berjuang mengatasi kebakaran lain di Aigialia, wilayah utara Peloponnese.

Seorang pria berusia 44 tahun ditangkap pada Minggu (2/8) karena diduga memulai kebakaran baru di Pulau Kefalonia, salah satu tujuan wisata di Laut Ionia.

Observatorium Nasional Yunani melaporkan lebih dari 6.500 hektare lahan terbakar dalam kebakaran di sekitar Teluk Korintus. Ahli meteorologi Theodore Giannaros mengatakan kebakaran di Porto Germeno berpotensi dikategorikan sebagai megafire atau kebakaran besar.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed