Pemerintah Pastikan Informasi Pendaftaran CPNS 2026 yang Beredar Hoaks

Smallest Font
Largest Font

Badan Kepegawaian Negara menegaskan bahwa rangkaian informasi mengenai pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil periode 2026 yang beredar di berbagai media sosial merupakan berita bohong atau hoaks pada Selasa, 19 Mei 2026.

Masyarakat diminta untuk tidak mempercayai pengumuman rekrutmen Aparatur Sipil Negara yang disebarkan di luar kanal resmi instansi pemerintah karena berpotensi menjadi modus pencurian data pribadi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kementerian Agama menjadi salah satu instansi yang namanya dicatut dalam unggahan palsu terkait tautan formulir digital pendaftaran CPNS di media sosial tersebut.

"Jangan sampai tertipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan nama Kemenag untuk kepentingan pribadi," kata Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kemenag Wawan Djunaedi.

Selain Kementerian Agama, hoaks serupa yang meminta data pribadi dan nomor Telegram aktif calon pelamar juga mencatut nama Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Kementerian Keuangan melalui akun Instagram resmi menerangkan bahwa kabar pembukaan seleksi CPNS Bea Cukai pada 27 April hingga 29 Mei 2026 tidak benar.

"Berita yang beredar mengenai pembukaan pendaftaran CPNS Bea Cukai pada tanggal tersebut merupakan berita hoaks," tulis penjelasan resmi Kemenkeu.

Narasi palsu yang beredar sejak pertengahan April 2026 di platform seperti Facebook dan TikTok itu mengeklaim pendaftaran dibuka gratis untuk lulusan SMA hingga S1 dengan penempatan sesuai domisili.

Kepala Badan Kepegawaian Negara, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa proses seleksi belum resmi bergulir.

"Belum ada pembukaan tes CPNS. Itu hoaks ya," tegas Zudan pada pernyataan tertulisnya.

Meskipun informasi pendaftaran yang beredar saat ini dipastikan palsu, Kementerian Keuangan memang memiliki rencana untuk melakukan pengadaan pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Menteri Keuangan Purbaya menjelaskan ada kuota sekitar 380 formasi bagi lulusan SMA atau sederajat yang akan dibuka.

“Di Kementerian Keuangan, dalam waktu dekat kita akan membuka rekrutmen di Bea Cukai untuk 380 lulusan SMA. Sudah tertunda beberapa bulan, jadi saya minta segera dieksekusi,” ujar Menkeu di Jakarta, Selasa (7/4).

BKN mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi validitas informasi melalui portal resmi sscasn.bkn.go.id, situs kementerian, atau akun media sosial resmi instansi pemerintah yang telah terverifikasi centang biru.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed