IDCO Gelar Pertunjukan Balet Cinderella di Teater Besar TIM

Smallest Font
Largest Font

Indonesia Dance Company (IDCO) menggelar pertunjukan balet bertajuk Cinderella di Teater Besar, kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Pementasan spektakuler ini berlangsung sepanjang akhir pekan pada 29 hingga 30 Agustus 2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Gelaran seni tari ini dihadirkan khusus untuk memperingati perayaan satu dekade berdirinya IDCO. Pihak penyelenggara sengaja memilih kisah klasik tersebut agar lebih mudah dinikmati oleh khalayak luas.

Associate Artistic Director IDCO, Siti Soraya, menyampaikan alasan pemilihan lakon tersebut saat diwawancarai di lokasi acara pada Jumat, 28 Agustus 2026.

"Cerita ini mudah diterima oleh masyarakat umum, masih ada teknik klasik baletnya, tapi gak seperti musikal, kami tidak ada dialog. Mimik juga harus jelas agar penonton paham," kata Siti Soraya.

Siti Soraya menjelaskan bahwa versi pementasan yang digarap oleh IDCO lebih menitikberatkan pada gestur tubuh.

"Jadi kita coba mengatur gerakan natural ke dalam alur balet," ucap Siti Soraya.

Sementara itu, Artistic Director IDCO, Claresta Alim, menerangkan bahwa pertunjukan berdurasi dua jam ini terbagi dalam dua babak. Alur ceritanya mengadopsi versi Disney, tetapi dikemas dengan sentuhan khas balet dan pendekatan neo-klasikal pada musiknya.

"Kalau pentas balet Cinderella biasanya terlalu klasik. Buat orang awam jadi gak terlalu kenal, musiknya kami ubah juga, lebih ke neo-klasikal," terang Claresta Alim.

Claresta Alim menambahkan, momen paling magis terjadi pada babak kedua ketika saudara tiri Cinderella datang dan mengacak-acak rumah, diikuti kehadiran peri empat musim.

"Itu momen magisnya, saat Cinderella ganti kostum," terang Claresta Alim.

Tingkat keterisian kursi penonton untuk pementasan perayaan sepuluh tahun ini telah mendekati batas maksimal.

Executive Director IDCO, Fifi Sijangga, mengonfirmasi bahwa tiket pertunjukan hampir habis terjual dan hanya tersisa sedikit untuk pementasan hari kedua.

"Sudah 90 persen hampir sold out. Bisa dibilang ini pencapaian kita ya, mempertahankan IDCO di usianya yang menginjak 10 tahun. IDCO terbilang up and down ya perjuangannya 10 tahun ini, dari yang mencari penonton, jualan tiket, banyak yang gak ngerti sama pertunjukan balet. Ini pelajaran dan pengalaman kami di produksi besar, besarnya perjuangan kami di usia 10 tahun ini," ucap Fifi Sijangga.

IDCO resmi berdiri sejak 1 Oktober 2016 di Jakarta sebagai perusahaan tari balet profesional pertama di Indonesia. Pembentukannya bertujuan memajukan potensi penari lokal agar dapat berkarier penuh waktu serta bersaing di tingkat internasional.

Sejarah pendirian IDCO terhubung dengan kontribusi Marlupi Sijangga, tokoh balet legendaris yang mendirikan Marlupi Dance Academy pada 1956. Langkah tersebut kemudian dilanjutkan oleh keturunannya, Fifi Sijangga dan Claresta Alim, untuk membawa dunia seni tari Indonesia ke jenjang profesional.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed