IHSG Sentuh Rekor Tertinggi 8025 Saham INDX Pimpin Top Gainers

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG Bursa Efek Indonesia mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level 8.025,17 pada perdagangan hari ini Kamis 28 Mei 2026. Penguatan ini dipimpin oleh lonjakan tajam saham PT Tanah Laut Tbk dengan kode emiten INDX yang melesat menjadi top gainer utama.

Berdasarkan data resmi Bursa Efek Indonesia, indeks saham domestik tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 2,51 persen dari posisi sebelumnya di level 7.854. Lonjakan performa ini sekaligus menempatkan bursa saham Indonesia sebagai salah satu pasar modal dengan pertumbuhan tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Pertumbuhan performa pasar modal dalam negeri ini memicu pertanyaan di kalangan pelaku pasar mengenai apakah "ihsg hari ini naik atau turun" secara konsisten untuk jangka panjang. Secara akumulatif sepanjang tahun berjalan atau year to date, penguatan IHSG kini telah mencapai 13,72 persen.

Panggung pasar modal hari ini didominasi oleh pergerakan sejumlah emiten yang mencatatkan pertumbuhan nilai modal secara signifikan. Kenaikan harga yang sangat masif ini bahkan melampaui rata-rata pertumbuhan sektoral harian di bursa.

Saham PT Tanah Laut Tbk menjadi motor penggerak utama dalam daftar pencetak keuntungan tertinggi harian. Emiten berkode INDX tersebut tercatat melambung sebesar 142,55 persen, bergerak dari harga Rp94 per lembar saham hingga mencapai level Rp228 per lembar saham.

Di belakang INDX, saham PT Dwi Guna Laksana Tbk dengan kode DWGL menyusul dengan penguatan sebesar 102,50 persen ke level Rp486. Dinamika ini memperlihatkan tingginya minat beli investor terhadap emiten-emiten dengan kapitalisasi pasar menengah ke bawah sepanjang sesi perdagangan berlangsung.

Trik Validasi Saham Top Gainer Bakal Lanjut ARA atau Terjun Bebas | IDX Channel Insight

Selanjutnya, pergerakan positif juga dialami oleh saham PT Geoprima Solusi Tbk atau GPSO yang melonjak 101,44 persen menuju level harga Rp560. Sementara itu, saham PT Berkah Prima Perkasa Tbk dengan kode emiten BLUE berhasil ikut melesat sebesar 80,88 persen hingga bertengger di level Rp615.

Respons luar biasa juga ditunjukkan oleh pergerakan harga saham PT Multipolar Technology Tbk atau MLPT. Emiten teknologi ini melonjak sebesar 96,47 persen hingga mencapai level harga Rp157.225 dari posisi pekan sebelumnya yang berada di angka Rp80.025 per lembar saham.

Melonjaknya harga saham yang terlalu ekstrem dalam waktu singkat ini sering kali memicu kekhawatiran regulator. Investor pemula kerap bertanya "kenapa saham bisa kena suspensi" oleh otoritas bursa jika mengalami kenaikan atau penurunan harga yang tidak wajar tanpa adanya keterbukaan informasi yang memadai.

Data Kinerja Saham Pendorong Utama Indeks Saham Gabungan

Pencapaian rekor tertinggi sepanjang masa bursa domestik tidak lepas dari peran aktif aliran dana pemodal global yang masuk ke pasar reguler. Aktivitas transaksi menunjukkan tren pembalikan arah yang cukup drastis dibandingkan dengan kondisi pasar pada periode sebelumnya.

Aksi beli bersih atau net buy yang dilakukan oleh investor asing di pasar saham tercatat menembus angka Rp3,03 triliun. Realisasi kuantitatif ini berbalik secara signifikan dari posisi pekan lalu yang sempat membukukan penjualan bersih atau net sell senilai Rp6,59 triliun.

Seiring dengan lonjakan nilai transaksi harian tersebut, total nilai kapitalisasi pasar atau market capitalization di Bursa Efek Indonesia ikut terkerek naik. Nilai kapitalisasi pasar melonjak sebesar Rp503 triliun atau setara dengan 3,56 persen menjadi Rp14.632 triliun.

Beberapa instrumen saham berkapitalisasi besar atau big cap menjadi penopang utama penguatan indeks harian ini. Emiten-emiten ini mencatatkan pertumbuhan konsisten yang memperkuat struktur pergerakan grafik pasar modal secara keseluruhan.

Berikut adalah rincian data performa emiten pendorong utama serta daftar saham pencetak keuntungan tertinggi pada periode perdagangan terkini:

Tabel Performa Emiten Top Gainers dan Big Cap Pendukung IHSG 28 Mei 2026
Nama EmitenKode SahamHarga Terkini (Rp)Persentase Kenaikan (%)
PT Tanah Laut TbkINDX228142,55%
PT Dwi Guna Laksana TbkDWGL486102,50%
PT Geoprima Solusi TbkGPSO560101,44%
PT Multipolar Technology TbkMLPT157.22596,47%
PT Berkah Prima Perkasa TbkBLUE61580,88%
PT Barito Pacific TbkBRPT3.00032,74%
PT Dian Swastatika Sentosa TbkDSSA114.15011,53%
PT Barito Renewables Energy TbkBREN9.0504,62%

Aktivitas Emiten Besar dan Arus Investasi Modal Asing

Selain pergerakan saham-saham dalam kategori penguatan tertinggi harian, sejumlah emiten lain yang masuk dalam kelompok pendorong utama indeks sepanjang tahun berjalan meliputi DCII, TLKM, CDIA, ANTM, ASII, BRMS, dan BBRI. Saham-saham tersebut terus menjaga stabilitas pergerakan indeks dari tekanan koreksi harga.

Di sisi lain, minat terhadap instrumen investasi ekuitas tetap terjaga berkat adanya aksi korporasi pembagian keuntungan. Investor jangka panjang biasanya aktif memburu "saham yang bagi dividen besar tahun ini" sebagai strategi memperoleh pendapatan pasif di luar capital gain.

Salah satu aksi korporasi yang menjadi perhatian pasar modal saat ini adalah pengumuman dari industri manufaktur semen. Perusahaan semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk atau INTP secara resmi merealisasikan pembagian dividen dengan total nilai mencapai Rp1,54 triliun.

Pertumbuhan pasar modal domestik yang agresif menuntut pemahaman mendalam bagi para pelaku pasar yang baru terjun ke dunia keuangan. Banyak masyarakat yang mencari tahu mengenai "cara investasi saham untuk pemula biar untung" demi menghindari kerugian akibat fluktuasi harga saham harian yang tinggi.

Secara regional di kawasan Asia Tenggara, pertumbuhan indeks saham domestik yang berada di posisi 13,72 persen hanya berada satu tingkat di bawah bursa saham Vietnam. Pasar modal Vietnam saat ini memimpin pertumbuhan bursa regional dengan mencatatkan penguatan akumulatif sebesar 31,45 persen.

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Otoritas Jasa Keuangan bersama Bursa Efek Indonesia terus mengimbau para investor untuk senantiasa memperhatikan aspek fundamental perusahaan sebelum melakukan transaksi pembelian. Manajemen risiko yang terukur menjadi faktor krusial di tengah rekor tertinggi indeks harga saham gabungan yang rentan terhadap aksi ambil untung massal.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed