Iran Ajukan Tuntutan Syarat Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Pemerintah Iran menetapkan sejumlah syarat berat termasuk kompensasi kerusakan perang dan penarikan armada militer Amerika Serikat untuk membuka kembali jalur pelayaran strategis Selat Hormuz pada Sabtu (8/8/2026). Langkah Teheran tersebut merespons negosiasi intensif yang ditengahi Oman di tengah upaya militer Amerika Serikat mencari formula penghentian konflik yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Kepala Keamanan Iran Mohammad Bagher Zolghadr memaparkan daftar tuntutan resmi yang harus dipenuhi Washington sebelum blokade di jalur air vital tersebut dicabut secara penuh.
Tuntutan tersebut mencakup penghentian seluruh ancaman militer serta penggantian ganti rugi penuh atas kerusakan yang ditimbulkan akibat perang agresi terhadap wilayah Iran.
Selain itu, Teheran mendesak penghentian serangan militer secara permanen di Lebanon, Palestina, Yaman, dan Irak, serta penarikan seluruh kapal perang dan kekuatan udara Amerika Serikat dari wilayah kedaulatan Iran. Dua poin terakhir menyasar sektor ekonomi melalui pencabutan seluruh sanksi finansial serta pembebasan aset keuangan Iran yang dibekukan di luar negeri tanpa persyaratan tambahan.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan optimismenya terkait pengakhiran konflik serta peluang pembukaan kembali jalur pelayaran dunia tersebut dalam waktu dekat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow