Iran Balas Serangan AS dengan Hantam Barak Marinir di Yordania

Smallest Font
Largest Font

Iran membalas serangan militer Amerika Serikat (AS) yang menewaskan empat orang di sebuah acara pernikahan di Sirik, Iran selatan, dengan melancarkan serangan rudal ke barak Marinir AS di Yordania pada 2 September 2026. Serangan AS sebelumnya menewaskan empat orang, termasuk anak-anak, dan melukai lebih dari 50 orang saat menyerang sebuah rumah di dekat kota Sirik, menurut cabang provinsi Bulan Sabit Merah Iran dan kantor berita Fars. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei menyatakan bahwa Iran akan memberikan pelajaran yang tak terlupakan bagi AS setelah serangan tersebut.

"Wahai Iran dan Poros Perlawanan, ada pelajaran tak terlupakan bagi musuh Amerika," ujar Mojtaba Khamenei dilansir Aljazeera.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan serangan balasan dengan meluncurkan rudal balistik berat ke pangkalan Marinir AS yang dikenal sebagai Kamp Titin di Yordania. "Sebagai tanggapan atas kejahatan brutal ini, para pejuang pemberani dari Angkatan Udara IRGC melancarkan serangan rudal balistik berat ke barak Marinir Amerika di Yordania," ujar pernyataan IRGC.

IRGC menyebut rudal-rudal tersebut mengenai sejumlah besar pasukan, instalasi militer, dan helikopter serang. Militer Yordania menyatakan berhasil mencegat 10 dari 13 rudal yang diluncurkan Iran, sementara tiga rudal lainnya jatuh di area terbuka tanpa menyebabkan korban jiwa atau luka.

Serangan balasan Iran ini menguji ancaman Presiden AS Donald Trump yang memperingatkan jika Iran membalas, mereka akan dihantam lebih keras. Pertempuran kembali memanas setelah militer AS membombardir beberapa target di Iran selatan pada 1 September 2026, menyusul dugaan upaya serangan IRGC terhadap kapal-kapal komersial dan pasukan AS di Selat Hormuz. Kantor berita semi-resmi Iran Tasnim melaporkan ledakan di beberapa wilayah selatan, termasuk Konarak, Bandar Abbas, dan Pulau Qeshm.

Kantor berita Fars melaporkan serangan yang menghantam rumah di Sirik saat acara pernikahan berlangsung, menyebabkan kematian dan luka-luka.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed